Selasa, 06 Juni 2017

IMPIAN KITA

Chiayi citty 6 june 2017/11 ramadhan1438

Dalam sepi,ketika tak ada seorangpun mampu mendengar dan kudengarkan,hanya suara hati berdentum dentum,memantul ,bercengkrama dengan ketukan irama gundah,

Selamat ya anandaku sayang,buah rahimku tercinta,satu lagi babak baru kamu lalui ,,selamat ! Kamu berhasil lulus un,dan masuk ke sekolah yang kamu inginkan,mts negri (mts negri 4 plered ya neng?)

Tak terkira syukur dan bahagiaku ,meski aku hanya bisa mendengarmu dari tempat pengasingan ini.

Kamu tahu ga za?
Apa yang membuatku sanggup dan masih tetap bertahan sampai sejauh ini??
Ku tantang matahari itu,biarpun mataku telah buram ,terhukum sinar garangnya,ku tantang kerikil 2 tajam ini,meski kaki telah lebih dari koyak,

Dan rasanya aku masih akan sanggup melalui hal terburuk yang lainnya,asal aku bisa mengantarmu sampai kesana,kepada impian kecil kita,kamu tahu kenapa za?.kenapa aku masih tetap berjalan meski jiwa raga telah lebih dari sekedar lelah,

Percakapan kecil kita nuun dahulu,waktu kamu masih berumur lima tahun,waktu jarak belum begitu lebar terbentang di antara kita,waktu aku masih berupa malaikat di matamu,

“ibu,,ibu mau jadi guru tapi ga jadi ya??mau jadi guru bahasa inggris ya??”
“kok fiza tauk ,neng?”
“hehehehehe” tawamu begitu manis merasuk pendengaran,mengguyur rasa putus asaku kala itu,membuat titik nadirku terbuang jauuh dan terlupakan seketika.
“kalo gitu fiza aja yg gantiin ibu ya,,fiza mau jadi guru ah,tapi ga mau guru bahasa inggris,fiza maunya jadi guru agama aja,kaya ibu wati tuh,guru md nya fiza”

Tak terkira rasaku saat itu za,tak henti syukurku pada illahi,dia yg maha rahim,bahkan di tengah dosa dosaku yg segunung,dia berbaik hati memberiki seorang malaikat sepertimu,

Sejak iti,za..aku menggenggam terus percakapan kita ,,ku dekap,ku beri bingkai manis pada ingatanku,kutaruh pada tempat paling depan dari deretan janji ku,
Satu saat ,akan ku antar kau pada titik yg paling kau inginkan,seberapapun sulitnya,aku tak akan pernah menyerah,

Waktu lewat seperti seekor elang yg menukik,lalu terbang kembali,melesat cepat menembus langit,

(aku rindu sekali saat saat itu,saat belum ada jarak sebegini jauh antara hati kita)

Pertemuan kita lagi,
Masih ingat sayang??kamu sudah mulai besar ketika itu,kelas empat ya za?aku beruntung bisa melewati ramadhan bersamaku sekali itu,melewati ramadhan ketika suasana di antara kita belum menyedihkan seperti saat ini,,mungkin saat itu kamu belum menyadari,bahwa aku ini ibu paling jahat sedunia ,

:)

“fiza masih pengen jadi guru agama neng?”
“masih dong ibu,fiza paling suka pelajaran agama.boleh ya bu.”
“pasti donk neng,insya allah ibu bakal wujudin cita cita fiza,asal kamu rajin belajar,jangan banyak maen”

Impian kita memang  bukanlah impian terhebat milik dunia za.ia begitu sederhana,tapi ia seperti dynamo,mesin utama penggerak semangatku ,yg terus ku ingat  ketika aku merasa tak sanggup lagi menjalani semua ini,
Ketika aku tak sanggup lagi berpura pura bahwa aku setegar karang,ketika aku tak sanggup lagi menyembunyikan tangis putus asaku,dirimu yang q ingat za,,

Mungkin kamu tidak tahu za,dan ku harap tidak akan pernah tahu,setiap hari,setiap menit,,aku seperti di paksa menggenggam buah simalakama,di paksa memilih,,berada di sisimu,melihat dan menemani setiap moment pentingmu,,menjadi ibu seutuhnya untukmu,melihatmu setiap saat,tapi aku tak akaan pernah bisa mengantarmu sampai kesana,
Atau,seperti ini,aku berada jauh darimu,kehilangan setiap moment berhargamu,kehilangan cintamu(ini yang paling membuatku hancur,za,hancur banget kalau boleh jujur) kehilangan saat saat emas bersamamu,tapi dengan cara ini aku bisa mengantarmu sampai kesana za,ke tempat mimpi kita,
Bukan! Bukan aku tak percaya pada kuasa allah,aku hanya mencoba realistis,aku hanya ingin memberimu hidup yang layak,aku hanya ingin kamu bisa nyaman ,,,mendapatkan apa yg kamu inginkan,
Dan semua itu hanya bisa q wujudkan dengan cara ini..kamu tauk kan a?gimana dahulu kita lalui hari hari kita,,lebih dari getir,
Sudahlah!!!aku tak hendak membahas masa kelam yg itu,biar itu rapi terkunci pada kotak hari kemarin kita,
Cukup tatap saja kedepan,,selangkah lagi kamu maki mendekati mimpi kecil kita,(i m so proud about you my litle hawk)
“gimana neng?masih tetep mau jd guru agama?”
“masih bu”
“tapi fiza ga jadi mukim,ma af ya neng,uangnya g cukup buat mukimin fiza,,lagian kasian mimi sendirian.“
Sejenak kamu diam ,menerawang,llu berkta pelan akhirnya,“gak papa bu”
“terus jdinya fiza masuk kmna?“
“belom tauk bu,pengennya d weru satu sih”
“kalau mnurut ibu mah,fiza kn mo jd gru agma tuh,,knapa g ambil sekolah agama dri smp?? Mksud ibu fiza pilih mts kan skarang ad yg negri,,ntr sma kli aj fiza bisa mukim,klopun g bisa,kn fiza bisa masuk m a negri juga,,jadi jalan k jalur pendidikan agama lebih gampang,”

Ah!!
Ingat percakapan kita terakhir kali?? Waktu itu jarak mulai bermain di antara kita,kamu terlihat semakin pendiam,
Sedih za,,sedih sekali melihatmu seperti ini,tapi aku ciba mengerti,mngkin kamu butuh ruang,,mungkin memang aku yang tak pernah bisa jadi ibu yg cukup baik buatmu,,its ok sayang,selama aku bisa mengantarmu sampai kesana,,percayalah,aku sanggup melalui inisemua,lebih dari sanggup,

Oh ya,
Makasih ya neng,makasih kamu nau nerima saran ibu soal sekolah,seenggaknya ku jadi ngerasa,masih ada harapan buat kita,
Aku ga akan pernah berhenti berusaha za,,insya allah,,

Baik baik di situ ya sayang,
Mungkin kita saling bungkan saat ini,tapi tidak perasaan ku,ah!!bagaimana aku bisa berhenti mencintai nafasku sendiri?tidak akan pernah bisa,,

You are still be my reason for what i did,,,

Satu hari za,satu hari aku akan kembali meraih hatimu,dan kita ajan kembali berbincang seperti dulu,,

I hope so

Peluk cium dari ibu yang tak pernah bisa jadi ibu buatmu

Love you so much
Selamat jadi anak smp,

:)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar