Jumat, 10 Mei 2013
Doa
ia yang pertama menyentuh hati dengan kedalaman rasa,,,,
jadikan ia yang terakhir,,,,
tak peduli,,,
berapa jauh engkau beri kami jarak,,,
berapa lama engkau beraikan kami....
pertemukan kami kembali,,,
seperti Adam dan Hawa,,,
satukan kami...
seperti Muhammad S.A.W dan Siti Khadijah;,,
lalu ridhai kami,,,;
seperti Ali dan Fathimah,,,
jadikan, kami satu ke ajaiban,,,
di antara ribuan ke ajaiban-Mu,,,
beri kami jalan terindah,,,
di antara jalan-Mu yang paling indah,,,
(doa di kedalaman hati)
>andai ku tahu..
dari mana harus ku mulai keajaiban itu...????<
26.02.94
Aku sakit
Ketika mengingat pagi itu...
Setiap kau sapa aku....
"cie cie..."
Aku sakit...
Ketika mengingat siang itu...
Setiap kau ucap....
"aku mengagumimu"
Aku sakit....tiap mengingat senja itu..
Setiap kau tatap aku
penuh kasih lagi damba....
Aku sakit..mengingat malam itu..
Saat kau menangis....dan berkata
"aku ingin menangis di pelukmu
pasti akan terasa damai..."
Aaaahhhh...
Aku sakitttt...
Mengingat detik itu...
Saat kita berbagi peluk...
Sambil mengurai tembang
"aku cinta kepadamu"
Mengingatimu...
Mengingatiku......
Betapa aku hanya sebutir debu kini...
Tak bernakna...
Tak berharga
Kamis, 09 Mei 2013
pijar
Ku lihat ia memijar___cerlang dengan cahaya peraknya___
Tak ubah laksana kemukus___yang kerap ku lihat pada mimpi mimpi ku nan sunyi;__
Rindu itu supernova___
Ia lebur___lelah___dalam ledak bara ____
Amarah__tak penting surut___amarah___tak penting luruh____amarah___tak penting surut___amarah;;_tak penting kalah___bahkan oleh gelombang rindu sekalipun___
Ku kunyah____tertelan lalu lindap diam diam____
"mengapa ia lantas mengabadi dalam keruh sukma___???"
Jangan dekap aku___!!!
Ia tak perduli___
Jangan himpit aku
Ia bahkan menjepit ku dengan lengannya yg membara____
Dipojok batinku
Rindu menatapku___
Dengan matanya yang berkobar ___
Namun penuh tetes embun ____
Ia menggelegar____
Keri___tersudut oleh amarah ____
Maaf___!!!!!
To all my beloved in
bisakah
kau tetap di sisiku,,,,????
cukup hanya sekedar kaitkan jemari khayal qt
menyampaikan detak jantungnya,,,
bisakah,,,,,?????
engkau tetap disini,,,,,,?????tanpa bicara bagaimana hari esok.akan menebarkan harapannya untuk.kita..,,,,,
sebab esok dan janji
kebencian yang.tak.pernah ingin ku jejak....
bisakah....????
engkau tetap di.sisiku,,,,,sekedar ku semayamkan raga ini,.,,,pada rebah ragamu....
sambil kudengarkan riuh denyar jantungmu
dimana.tiap.ketukannya hanyalah aku....
dan satu.satunya aku,,,
bisakah,,,,???
jika ia,,,,,ssssssstttt,,,,,,!!!!!diamlah,,,,,!!!!!!
tak perlu suara,,,apalagi.musik
tak perlu hari esok..,,,
apa lagi segala janji yang menebar,,,
tanpa ingin tertuai
cukup engkau diam
kait jemariku
pandang dalam mataku
"tidakkah disana telaga siap.tuk kau renangi"
matahari malam
my litle hawk
no matter a lot of tired,,,
'coz emptiness only feeling,,,,
when the secret try to hold my surrender,,,,
:♥
watch me!!!!!
after threw by western,,,,
loneliness never been suffer on me,,,
'coz i won't lost on my fighting,,,,
so,,,,
let it come....than give me a thousand sadness,,,!!!!
here i'm,,,
still to the pray,,,
wish all the dreams,,,
you told me my lord....
anythink...
anybody....
they will come in to my life,,,
and hold me by the silence of laugh....
ahayy,,,,!!!!
when i'm smile on the tears,,,,
an angels laugh
coz they saw my daughter dancing on the lonely,,,,,
"where is my pa,,,,,,?????
where is my mon,,,,,?????"
she asked by all the days she has...
no one reply to her...
"mom is here,,,,
pa is here,,,,
safe in my heart,,,,
never ever scare to feel hurt,,,,,!!!!!
(finaly she told herself)
mailiau februari 2013
dedicate to hafiza w.k
u don't know...
how proud me to be u'r mom,,,,,,
keep on u'r smile dear....!!!!!!!
Kenangan
Dan iapun lindap___
Pada keabadian masa dan lalu____
Tidak coba melupakan___
Meski juga tak coba tuk ingat kembali___
Hanya damai harap mengurangi sekujur jiwa___
Hidupmu___
Hidupku___
Berjalanlah seperti riak mengaliri arus sang air___
Jika kelak waktu sudi buat kita kembali berhadapan____
Senyata sahabat_____
Wo te ti ti____
Wo te cie cie___
Dan angkara bencipun____
Ku biarkan lindap diam diamm____
Berdiam pada belah hari kemarin___
Aku rasa
Kamulah bahu itu____
Dimana bisa ku semayamkan kepalaku___
Dan segenap damai membuncah meraja_____
Engkau kesahajaan_____
Ketukan aksara kesederhanaan____
Kau ajarkan rasa itu tak perlu njelimet____
Mengalirlah bersama waktu dan berdiam____
Sambil nikmati nada nada bisu terpetik dari sanubari;_____
Engkau sang air___
Bening ****hening****____
Siap menyejukkan segala ombak amarah____
Siap menyiram segala gelora angkara______
Jangan beri aku cinta lagi tuhan__!!!!!
Cukup segala nestapa ada di hari kemarin__
Cukup___aku ingin diam saja____
Menikmati denyut kesendirian__
Dan diam diam _menyapu tumpukan debu sang kenangan
Ya___
Jangan beri ku cinta lagi tuhan___!!!!
Cukupppppp
Aku
Dan aku_____
cukup dalam hati
Bahwa pada satu ketika___kau pasti akan tiba___pada satu titik yg paling kau inginkan___
Jangan patah hanya karena luka____!!jangan gelisah hanya karena bimbang____jangan kecewa hanya karena derita____jangan ragu___tuk trus berjuang____
Airmata____dilerai bukan tuk di buai___
Jika ia bisa membasuh segala keruh jiwa___biarkan ia mnitik lembut dalam kesunyian___(karena engkau manusia)
Isak___biar saja jadi kristal terindah dalam hati__
Cukup dalam hati
Percayakah kau__???saatnya akan tiba__ketika engkau tiba pada detik itu__kau lekukan senyum__seraya letakkan lelah pada pangkuan hari kemarin___
Keluhan____
Di tata bukan tuk di puja___jika itu bisa beningkan lubuk galau yang kau punya___endapkan saja dalam kepedihan__
Dan segala tutur tentang air mata dan keluhan___biar jadi aksara terindah dalam hatimu__
Cukup dalam hati
*maliau 30november2012*
=dedikasi wat sahabat2 k m b.apapun yg sedang kalian hadapi____percaya____!!!! Segalanya pasti akan ada kata usai=
sahara langit dewa
menemukan ia kembali pada nadir masa dan lalu,,,,,,,,
rasanya matahari itu mendadak mengutub,,,,,
putih,,,,
seperti salju,,,,
dan dinginnya menusuk jauuuhhhh melewati batas palung sukma,,,,,,,,
harus apa????????
menangis,,,,,,
hujan memang tak kan pernah lelah untuk teruss menyembunyikan tangis,,,,,,
merengek,,,,,,,
bahkan kesiur angin itu ialah desau lirih hati,,,,,,,
kembalikan,,,,,
kembalikan belukar yang dulu menyemak di jiwa;,,,,
aku diam,,,,
engkau diam,,,,,
aku menepi,,,,,
engkau menepi,,,,,
apakah takdirr harus membenarkan segala angkuh diri,,,,??????
lihat,,,,,!!!!!
lihat embun yang mengalir di mata ini,,,,,,
ia mengenang,,,,,
saat berbagi rangkum,desau, nadi menyatu,,,
lagu mendayu,,,,,
engkau membenci;,,,,
sebuah kepatutankah,,,??????
aku tara sahaya,,,,
tapi cukup,,,,,,,!!!!!
musim meratapku khatammm,,,,,,,,,
kau acuh,,,,,,
ku membisu,,,,,,
persetan,,,,,!!!!!
aku wanita,,,,,
bukan venusmu,,,,,,,,,^_^.,,,,,,
diam atau.pergi,,,,
aku tetaplah aku,,,,,
Senin, 15 April 2013
titik
harus kuayun balik,,,????
jejak jejak ketegaran,,,
yang pernah ku ukir
ku pahat pada sepanjang musim formosa,,,,
jangan hantar aku pada batas itu,,,,!!!!
jangan sekarang Tuhan,,,,!!!
biar ku genggam sejenak kehangatan bunga liar dalam hatiku,,,,dalam hatinya,,,,,
jika ini salah,,,,
bukankah cinta tak pernah salah,,,???
lalu apakah karena ini,,,
karena kukagumi pendar dua kejora ciptaanmu,,,,
lalu engkau lempar aku pada tepi jurang ,,,,,,
kematian tak berdasar,,,,,
bukankah cinta itu hakiki,,,,?????
haruskah kupilih pada hati mana ia kutancapkan,,,..??
ini salah,,,,tapi ini benar,,,,
rasaku lebih menggurat jarem,,,,
'aku mencintainya,,,,'
bukankah engkau bilang cinta tak pernah salah,,,???
raga,,,
kurasakan kian tak meraga,,,
inikah kehancuran perlahan,,,????
ouh,,,,!!!!
aku tak hendak pergi ke titik itu ,,,,
aku ingin diammm,,,,
sejenak membenah segala karut buku kehidupanku,,,,
harus bagaimana,,,???
dengan apa,,,,....?,,
kuterabas,,,
ku punah,,,,
benang benang takdir yg kau lilit sekujur perjalananku
sesungguhnya,,,
aku takut,,,,
tak sempat lagi menatap matahari esok,,,
tak sempat lagi,,,
berbisik di telinga,,,
"cinta tak pernah salah
cinta keniscayaan
dan mencintaimu adalah hal terindah yg pernah ada
duhai wanitaku,,,,"
>dedikasi wat cie cieku sayang,,,,
manusia terlahir dengan kodrat yang tersandang,,,
manusia terlahir,,,
bukan untuk menuding saling menghakim
aku di sisimu sebagai sahabat,,,,
kuatlah engkau,,,!!!
memeluk segala ketakutanmu,,,,
percaya,,,,!!!
miracle its not imposible think for god
ciayooooo,,,,,,!!!!!
Selasa, 09 April 2013
patah
Tentang amarah,,,
Ilalang,,,
Nyata tuk terbuang,,,
Ilalang,,,,
sepi tak berkawan,,,
Desau,,,
Mengusik lirih,,,
Menangiskah,,???
Telah tertebas
Segala kasmaran....
Tinggallah luka,,,
Tinggallah airmata,,,
Ketika seribu aksarapun,,,
Tak lagi mampu wakili rasa ini,,,
Teriak dalam lelah dan sepi,,,
Hanya angin menemani,,,
Kemana mereka pergi,,,???
Duh,,,
Bunda,,,
Izinkan ku taruh sejenak lelah dan penat jiwa,,!!!
Di pangkuanmu yang halus,,,
Hingga ku terlupa
Pada airmataku sendiri,,,
>mailiau 02042012<
ombak
riak membuih,,,
sekejap terseret,,,,
memeluk kekasih,,,
berpasir putih ,,,,,
lalu kembali,,,,
terseret taqdir,,,,,
kutenggelamkan,,,,
bahtera,,,,
pada fajar bening,,,
mendarah batin,,,
ia yang tercinta ,,,,
memelukku,,,
polos matanya,,,
tanpa butir air mata,,,
nanda,,,,
harusnya,,,
ketegaran itu semata,,,
milikku,,,
ku coba,,,,
taklukkan karang,,,
pada sudut sudut riadh,,,,
burdha burdha hitam,,,
seringai lapar para sang baba,,,
kemarau abadi kotamu riadh,,,,
terkenang,,,
membekas,,,
mengingat,,,
'betapa berharga sang tercinta'
badai melemparku,,,,
menyapu sudut sudut dolio,,,
mataharimu,,,
terindah dalam renjana budak nestapa,,,
aku mengalun,,,,
memeluk sudut mailiau,,,
karang ini,,,
karang ini tak bertenaga,,,
tapi mengapa,,,???
menguras segala rasa,,,
habisss,,,,
dan aku menderu,,,
kehilangan emosi,,,
apakah,,,
aku akan sampai kembali ,,???!
pada titik ketika
kupeluk kekasih
berpasir putih,,,,,???
26 juni 2015
menantimu dalam degup...
tunggu aku nanda,,!!!
tunggu aku bunda,,,
>kan ku tunai segala nestapa ini<
angan
telah sampai kembali,,,,
ragamu,,,jiwamu,,,cintamu,,,
sementara aku membisu,,,
membatu pada ribuan keluh tak berpusara,,,,
melepasmu itu kepastian,,,
seperti janji yang kurangkai pada silam senyum kita,,,
bukan begini,,,
bukan amarah tiada akhir,,,
bukan ,,,,
kekasih,,,,
aku ingin tersenyum,,,
ketika kita urai segala aksara kita,,,
sudahlah,,,,
keranda telah tercipta,,,
kulupakan engkau,,,
kulupakan engkau,,,
>renato<
selamat menempuh bahagia hakikimu,,,,
air mata,,,
kado paling indah untukmu
maafff,,,!!!!
jika detik inipun,,,
tak mampu ku maafkan caramu berlalu,,,,
Sesosok bayang bernama :entah!
OLEH : HERRY SUSENO
bayangmukah
disebrang gulitanya malam
tersenyum lambaikan tangan padaku
aku yang hingga kini bernama :entah
mencari sepercik cinta di tiap mimpi
sepenghujung jalan yang telah lelah kutapaki
dan kau, tak jua membentuk nyata
sosok bernama :cinta
kau, sanggupkah rasakan dinginnya hati
yang merindu begitu getasnya menyebut namamu selalu,
mengejanya huruf demi huruf
dengan bibir bergetar
kau selalu saja kau
bayang bayang khayal di ujung lamun
berbingkai serpihan mimpi
tak kunjung usai kurampungkan
:tak!
mungkin aku tak hendak berteriak
kepada bintang
pun jua purnama
walau luluh lantak hati dan jiwa
dalam lelahnya penantian tak berujung
mengetuk pintu hatimu dengan bergetar
kau lihat jari jemari ini
gemetar setiap kali coba mengetuk pintu hatimu
yang demikian rapatnya kau kunci
:cinta
sebentuk kata itu
mungkin tak cukup memiliki makna bagimu
setelah sekian luka yang bertubi
menikam hatimu
aku
sungguh terlambat kedatanganku
mencoba membasuh luka
yang telah demikian menanahnya
di dalam hatimu,
memborok dan membusuk
tapi tolong sekejab saja
lihat mataku yang nanap
sarat dengan tangis dan pedih
mencoba sedikit saja mencuri sejumput dua jumput rindu
yang mungkin masih tersisa
di bilik bilik ruang hatimu
sedetik dua detik kesempatan bagiku
menatap bintang yang berbinar dimatamu
serta seulas senyum di manis bibirmu
untuk ku simpan dalam
dalam di tempat
di suatu tempat dalam ruang hatiku
tapi, duuuuuh betapa mahalnya,
betapa sukarnya,
betapa hampir tak mungkinnya
bagiku menatap dalam dalam telaga bening
matamu senyum mawar
di bibirmu dan
membuatmu tetap menjadi bayang bayang
di penghujung mimpiku betapa samar,
betapa tak terjamah betapa nisbi betapa...................
menyakitkan
Minggu, 24 Maret 2013
SEGUMPAL KENANGAN
kita pernah bersama
mendentingkan senar gitar
di tepian sungai
menghabiskan malam
kau tatap mataku
dan tertawa
'kan kah kita taklukkan dunia
mengukir asa di rasi bintang
impian muda
yang begitu angkuh menggapai langit
Kau ingat
seringkali pula kita bersama
menyusuri lorong lorong kelam
pertokoan
mengais ngais sisa sisa
kehangatan hari
dengan seteguk dua teguk
kehangatan yang kita beli di kios pinggir jalan
Betapa seringnya kita
berbagi secawan kopi sebatang rokok
berbagi tinju dan tendangan
lalu lari tertawa tawa
setelah lawan jatuh terjungkal
masih pula kuingat
api yang membara dimatamu
menatap tetes darah yang mengalir di sela sela bibirku
Waktu yang sedemikian lalunya
kala akhirnya kita terpisah
kau dengan pemberontakkanmu atas waktu
aku atas pengembaraanku
mengarungi waktu
Jauhnya jarak yang membentang
bukan lagi atas jarak
tapi jua waktu yang tak mampu kusebrangi
kebersamaan yang manis
menjadi mimpi
yang tak mungkin kugapai
Sahabat
maafkan aku
yang tak ada di sisimu
saat ajal datang menghampiri
(in memoriam : torang suryana nur)
Lelap
Selasarku menyenyap hari ini,,,,
Lengang tanpa ketukan jejakmu,,,,
Jam menua,,,,
Embun kecipak mulai mencari gayutan,,,
Dan aku hanya terdiammmm,,,,
Menghitung denyut detik itu...
Sebelum ku bunuh ia seperti hari hari kemarinku,,,
Dimana musim semiku,,,,,????
Ketika bunga bunga menyemak liarrr ,,,di padang hati,,,,
Sebab letihhhh tersungkup musim dingin kemarin,,,,
Namamu keri sangat tuk ku uarr keluar dari bibir....
Meski ingin ku teriakkan ia...
Biar dunia tahu perasaan ini,,,
Ogh...tapi hatiku melarang..
Lembut ia menyaji pertanyaan berulang,,,
Syahdu ia menyodor ingatan..
Stop ...stop..stop..stop...
Apa kau ingin terus dengan musim menangismu????????
Lalu denyut detik itu pun mulai menghilang..
Lelah mencari ketukan jejakmu pada selasarku..
Jumat, 22 Maret 2013
Kepada bintang terindahku
Menitik rindu ibu ...
Pada suaramu dan lengking jerit manjamu...
Ibu...
Pada merdu suaramu..
Ketika kau tembang lagu kesukaanku...
Ibu...
Ibu...
....
^_^
Very proud to be ur mom...
Honeyy...
Insya allah...segala nestapa ini akan terbayar pada titik yang itu...
Menghentikan air mata ini...
Dengan cara yang ku mengerti...
Bukan ingin melupakanmu bintang...
Apalagi mengabaikanmu..
Pahamilah...
Air mataku..
Adalah petaka untuk dunia yang sedang ku rancang untukmu...
Aku hanya ingin
meredam kesah...
Dengan alur yang ku punya..
Bukan ku pergi melalaikanmu bintang..
Kau tetap terindah di hati..
Tetap termegah di kalbu...
Pada saatnya nanti...
Semua kan jadi indah...
Untuk apa yang kau impikan...
I love u bintang...
keping
Rabu, 20 Maret 2013
260294....#6
260294. #5
bintang 2
angin di lembah kenangan kita,,,
terasa berat ku urai meski hanya sebaris senyum,,,
kenangan akan seulas senyum manismu...
saat titik akhir rendevouz engkau dan aku...
detik ini ku di sini kembali...
mengurai kembali tiap jejak jejak lembah ini..
ku terpuruk sayang...simpuh melutut...lelehan darah duka sekujur hati..
air mata kebodohan akan amarah yang kau sambut senyum....
ana...rianaku...
ku terbiasa tersenyum bersamamu..
sambil kita tautkan jemari kita..
membingkai ribuan hasrat akan bara perjalanan suci.
aku masih menyimpannya sayang...
ku lihat kau pada helai helai mimpiku
(atau ingatan yg terlampau ruah)
kau sandang sayap terhalus pada punggungmu...
laksana bidadari...
mengertikah engkau anaku...
tanpa sayap itupun...
kau tetaplah bidadari termanis yg ku punya;,,
ku hapus airmata abadi ini,,,
semata agar sayapmu tak patah
ku ulas senyum ini,,,
melihatmu berpeluk para malaikat surga....
ku usir kenangan...jauh ke masa lalu kita..
semata agar engkau tak terseok meniti nirwanamu surgawimu...
jangan tunggu aku...!!!
karena mungkin ku tak akan menemuimu di gerbang nirwanamu..
mungkin taqdirku bukan sepenggal surga itu...
byar ku tetap di jalan ini,,!!!
apapun...asalku lebih dan wajar dari sekedar insan.
ana...rianaku
menghapusmu dari coretan kisah perjalananku,,,
adalah menanti.. dan mencari angka 25
pada pahatan jam kehidupan..
mungkinkah???
i dont think so
tapi sepanjang sisa nafasku sayang..
akan ku patahkan taqdir itu..
sudah saatnya sayang...
ku tinggalkan lembah duka..kenangan kita..
ku mengerti bukan mudah..
kerikil kerikil keparat pasti akan mengoyak dua jejakku...
tapi apa ada pilihan???
selain terbiasa dengan sakit ini..
membiarkanmu terbang lepas kemana engkau ingin..
:mailiau maret
seberapa maretkah
Minggu, 17 Maret 2013
Dimensi Sunyi
Keping senja rapi tersimpan,,,
Tergantung di langit nirwana sang pujangga,,,
Antara ada
antara tiada
Tak bernama
tak berjejak
tak juga bermuara
tapi ia ada...
Terasa merenangi dimensi sunyi ini...
Senjapun telah merangkak...
Tinggalkan malam..
Pujangga terkagum
akan kehilangan senja
selamanya senja tak akan ada lagi...
Karena senja pergi dan tergantikan oleh malam...
Malam datang ..
Temani pujangga...
Ciptakan rona baru...
@malam tak akan pernah punya rona,,,
Byar malam datang tuk membawa pagi...
Byar pagi datang tuk mengantar siang dan sorenya...
Hingga senja kembali hadir...
Temani tyap keping sunyi sang pujangga...
Farwell senja
kesetiaan sunyi ini...
Akan patah pada akhirnya...
>tempatkan aku pada tempat seharusnya aku berada...
Sahabat......bila engkau kembali hadir...
Hingga sakit ini kan terobati...<
Senja
kemarin,,,,
aku terduduk di bibir sore,,,,
menatap langit abu abu,,,,
dengan pandangan kelam,,,
"mengapa langit itu tidak runtuh saja menimpaku"
ujar patah dalam hatiku....
lalu,,,,
lewat ketukan menit...
semburat itu muncul
SENJA,,,
warna jingganya sahdu,,,
khatamkan segala aksara tak berujung dalam kalbu,,,
SENJA,,,,
sapuan anginnya lembut,,,,
tanpa jejak tanpa nama,,,
namun jemarinya kutahu,,,
mengusap air dari mata hatiku,,,
SENJA,,,,
kepingnya terasa indah....
meski lebih dari singkat....
meski lebih dari sepi,,,
dan ia buatku terlupa,,,
tak semestinya ku burai segala rasa,,,
lalu ku titipkan pada warnanya yg kudus,,,
kini kududuk d tepi malam...
memeluk sesal berulam tangis,,,
melepas SENJA pergi dalam amarah,,
telah kuletakkan ketololan hari kemarinku,,,
pada tangannya yg halus,,,
maaf senja..
maaf tuk klancanganku memburai hatimu,,
kau di takdirkan pergi,,,
membawa beribu keping penanggalanmu,,,
dan aku tetap di sini,,,
nenikmati gelap yg tertata oleh malam...
berharap pagi lekas datang...
membawa mentari yg baru...
>>>MAAF<<<>>>
agar bawakan dia
sejuta tanya diujung pelangi
gelepar halilintar
yang terkapar di ujung senja
tangis. membahana diam diam
melangkahi mimpi
ini kali
ada yang disematkan
takdir
alur jiwa yang ditatahkan
oleh sang sunyi
akan dibawa kemana aku
rengek tangis kanak kanak
dijembatan nurani
menyebrangi sisi sisi dunia
tanpa tanya
sedang sejuta luka
menestapa
ah engkau
engkaulah jua
segala arah dan tujuan
biarlah mengalir satu
dalam denyut takdir-MU
260294,,,,,#3
Waktu tak pernah berpihak pada kisah mereka. Ia timbul tenggelam mempemainkan cerita. Latar belakang yang tak berpangkal sama. Perbedaan status menembok diantara mereka, memaksanya menyingkir sebelum sempat memulai pertarungan mempertahankan cinta Tori.
Ia benci kisah mereka begitu klise...
hanya tentang mata manusia, yang melihat harkat manusia dari materi dan status yg tersandang.Seperti bunda dan keluarga besar Tori.
Ah,,!!!
tak akan pernah ia lupakan tatapan sinis dan menghujam itu. Ketika untuk pertama dan terakhir Ia menuruti ajakan Tori menyambangi bunda Tori.
"Kontrakkan sekarang mahal ya, neng?! ntar, kalo kagak pada kuat ngontrak lagi mau pada kemane? pulang kampung? mending gitu dah,,!! betawi udah kebanyakan pendateng ribet sumpek.Tori mah kagak bakal boleh ama ibu kawin ama pendateng dah...ngapain?? perawan betawi masih ngampar.alim alim lagi.
Ia...sampai kapanpun tak akan pernah menyalahkan bunda Tori tidak..!!!.seorang ibu tetaplah seorang ibu selalu ingin yang terbaik untuk anaknya.
cinta mereka karam tanpa kata usai sepertinya mereka saling memberi jeda.
Aby takkan pernah sanggup membiarkan Tori bertarung dengan hatinya membuat pilihan sulit antara bunda dan cinta
260294,,,,#4
tetap saja perlu sebuah stempel untuk membuat keluarga besar Tori mengakuinya malangnya...sampai kapanpun stempel itu takkan pernah ia dapatkan bagaimana abah bisa membeli secuil tanah atau rumah unruk melepaskan titel pengontrak? sedang penghasilan abah sebagai buruh serabutan hanya cukup untuk makan dan membayar sewa rumah perbulan untuk biaya sekolah...emak harus rela ikut berjibaku mengais rupiah...agar hari ini ada sedikit ongkos untuknya pergi ke sekolah.
mengertikah rumpun Tori??
tak perlu berjawab rasa sakit di hatinya yg menjelaskan segalanya ketika akhirnya waktu mempertemukan mereka kembali.
o. harus bagaimana ia menindih segala pedih? bukan salah Tori jika akhirnya ia menemukan gadis tercintanya yg sesuai keinginan sang bunda.
bukan perantau, yang paling penting...ia santun..berjilbab..menyandang titel guru, meski hanya guru taman kanak kanak. cukuplah itu melengkapi status dan harkat rumpun Tori.
menjadi yang terkalahkan itu menyakitkan, harusnya ia menolak kehadiran Tori.tapi..oh..mana bisa..??? lelaki itu...telah menetap di pundi sanubarinya...mengalir bersama nadi.
lelaki itupun sepertinya sama . Mata mereka, bahasa tubuh mereka..tak pernah mampu berdusta, setahun lebih ia bertahan menjadi sela di antara Tori dan Nura.
Sabtu, 16 Maret 2013
senandung mimpi
menghadirkan mimpi
desah angin
nyanyi yang samar
lembut mengalun
desah lembut
mengalun
mengalir di tiap
alir denyut nadi
detak degub nurani
:namamu
:namaku
senandung rembulan sabit
dini hari
ribuan pujian
hanyalah tersimpan
terbekam erat
kala tanya yang mengawang
tawa yang tersembunyi
duh gusti
ingin kubingkai dalam renung nurani
takdir-Mu kah?
atau bodohnya asa
yang terlalu memanja
:aku
:kamu
ah siapa perduli
selama senyum mawar
di bibirmu terukir
gelombang samudra pun
jadi tak cukup berarti
biarlah semua mengalir
melewati pembatas cakrawala
waktu yang mungkin bukan
milik kita
biarlah menyulam indah
di hari hari
yang kan kita lalui
dukamu
ku dengar tangismu
lirih
ditiupi angin
dari sebrang
mengalun
menyusuri lembah lembah
tebing terjal
sisa keangkuhan diri
duka yang kau hembuskan
menjadi kabut
yang menyelimuti
hatiku
tak sanggup ku eja
setiap jejak luka
yang
begitu getasnya
menanah
tak hendak ku sapa
duka telah menyelinap
diam
:diam
mencengkram
tiap buhul nadiku
haruskah kuberi nama
bilapun duka itu
bernama
dia yang hadir
diam
:diam
kini ada dalam mimpiku
masih kudengar tangismu
di sini
di dalam
sini.
maaf
aku tak selalu ada
untuk membasuh
laramu
Jumat, 15 Maret 2013
Aku dan Kenangan
@malam kekasih lalu,,,,,
Seperti yang sudah,,,,,
aku tetap mencarimu,,,
Lewat bilah bilah mimpi di pejam mata,,,
@tak jua engkau hadir terseret masa,,,,
Engkau hanya terdiam disana,,,
Di sudut buram masaku yg mempesona,,,
Entah kapan engkau mau beranjak,,,,
@padahal kau lihatlah,,,,,!!!!!
Februari kita telah melesat....jauh makin tak terkejar,,,,
Bahkan oleh kepak sayap sekalipun;;;,
Kapan kau biarkan aku sendiri kenangan,,,????
@benar benar sendiri...
Tanpa engkau menari nari di denyut ingatan...
Tanpa engkau mengiris pilu segala sesal...
Tanya lagi tanya lagi tentang segala yg sirna,,,
Apa akan berbeda,,,,?????
Jika dahulu itu kugenggam engkau tak terlepas,,,???
Apakah akan sirna,,,,???
Segala nestapa yang kini melanda,,,????
Apakah akan datang,,,????
Segala bahagia yang ingin kau lihat,,,????
Kau pinta sangat meski bukan engkau disana,,,
Aku dan kenanganmu zier...
Telah membilang lelah,,,
Terlalu tua untuk sebuah kenangan,,,
260294
endless february
@februari@
aku pulang ke malam berbadai
saat kau pinang jemariku
memaharkan cinta pertama
putih
suci
tak berkalang noktah
aku duduk di beranda anginmu
meraba tiap jejak peninggalannya
menjenguk tiap desah kata kata cintanya
tak peduli hujan menenggelamkam jiwa
februari
datang
pergi
pasti
jika engkau pergi
dan kembali datang pada musim esok
bisakah ku aju satu pinta?
tolong bawa dia bersamamu!!!
biar kami rasakan kembali
pada malam berbadai
>260294<
KAMU
Sepi menggugat
Desah sang angin
Erang udara
Raung badai
Riuh Semesta
Hanya selasar ini menghampa
Terbawa segala Harap
Kembang kuning
Jalan kerikil
Hujan rindu
Tumpah pada satu musim
Ada saat aku terduduk pasrah
Bisu mengurapi setiap kenangan
Kelu mengingati setiap mimpi yang patah
Ada saat nadir tentangmu hampiriku
Menggamit manja segala pilu
Cc 22 juli 2018
segumpal harap
pada riuh sepi gemuruh asa..
berharap ia kan hadir kmbali..
berenang renang dalam ruangku...
tak peduli hanya selindap..
cukup ku mengerti..
kalau kau tetap ada ...
ahhhh....
kenanganmu,,,,,zier..
mendarah..mendaging....
mengurat,,,,berakar,,,
aku hanya berulam harap...
lagi
lagi
lagi
lagi,,,,,
engkau jua di ujung takdir yg kupunya,,
>rabb....bisakah kuminta ke ajaibanmu hampiri kami,,,,,,????!<
mailiau 080113
dini hari
Kamis, 14 Maret 2013
Kenangan
Aku ingin memeluk dirimu
Dibawah naungan sunyi sang rembulan
Merasakan keabadian terdiam sjenak untuk kita
Merasakan helai anak anak rambutmu
Merasakan hembus nafasmu
Menyentuh pejam mata
Merasakan getar suaramu
Mendawai di ruang telingaku
Kenangan
Menggayut manja di pucuk kalbu
Tak peduli air mata jatuh sesudahnya
Rindu semata aksara
Ia merajuk bilah penantian abadi
Hingga waktu lerai mengantarai
Katakan
Masihkah aku dibaris ingatanmu
Atau namaku telah hanyut
Terbawa arus bahagia nan sejatimu
Mailiau township
03 desember 2012
bintang

♥
aku melihatmu kekasihh;,,
menyungkup simpuh pada pualamku nan sunyi,,,
aku melihat airmatamu luruh,,,,
seperti kemarin kemarin,,,,jatuh,,,pada kuntum mawar
yg kau bawa untukku,,,
♥
aku melihatmu kekasih,,,,
ketika kau tutup barisan malam yg kau punya,,,,
mengeja harfiah namaku,,,,,
"ana...rianaku...aku bodoh...membiarkanmu pergi tanpa senyumku,,,,"
ku dengar selalu engkau menggumam sesal..
mengumpat detik terakhir kubagi senyumku....
pada amarahmu yg buram,,,,
♥
mungkin bumi telah melumerkan jasadku sayang,,,,
ia peluk aku dengan gelapnya,,,
membuaiku hingga baur kami menyatu,,,
tinggal nama dan penanggalan sejarah hari kemarinku,,,,
bersamamu,,,
terindah ....pertama....terindah...
♥
tapi tahukah engkau kekasih,,,,????
jiwa ini tak pernah mati,,,,
ia ada di antara kedip gemintang malam,,,
memandangimu meski sayu merindu,,,
♥
dan mengertikah engkau kekasih,,,
tangan tangan ruh ini ....
hati nisbi ini,,,
teruuuussss,,,,dan masih teruuuussss,,,,
menyulam helai helai doa,,,,
pada sang ilah,,,,,
"jadikan aku bidadari suragawinya duhai rabb,,,!!!
izinkan aku menantinya di sini,,,, di gerbang nirwana,,,,
hingga dapat tertaut kembali jemari kami,,,,
seperti selembar sejarah yg sempat terekam manis,,,,
seperti hasrat yang dulu menyala di dada,,,,
ia ingin aku mnjadi pendampingnya,,,"
♥
aku tidak mati kekasih...
aku berdiam di antara bintang bintang...
aku terbang di antara ada dan tiada,,,,
aku dengar engkau teruuusss menumpas detik dengan sesalmu...
ooo kekasih,,, mengertikah engkau akan taqdir tiap tiap jiwa???
entah bagaimana entah kapan,,,
semua akan menjadi sepertiku,,,
bukan sebab engkau....
hanya taqdir...
taqdir...
taqdir
(riana)























