Pekat malam netra lekat mengikat
Sesudahnya terperangkap dalam basah ingatan
Februari lebih sekedar menjadi kenangan
Kulupakan tidak terlupa
Kukenang tidak terkenang
Hanya terus mendekap gelisah sepanjang abad
Tiap kali singgah menyimak abu jelaga
Mati dalam kehidupan atau hidup dalam kematian tidak lagi terasa
Hanya lava meletup-letup menunggu jalan tanpa asa
Simpang demi simpang hanya sekedar kosa luka
Rindu membenam semakin dalam tanpa sempat kusampaikan
Jika kau bertanya apa yang paling kuinginkan saat ini
Aku hanya ingin sesaat saja memeluk lagi dirimu seperti antara januari dan maret
Sesaat saja membisikkan namamu , menitipkannya dalam gulita malam
"Maaf ! Aku belum juga bisa menemukan bahagia yang kau pinta "
@Lenspam jalankarang Cc 29 desember 2020