Senin, 28 Desember 2020

ANTARA JANUARI DAN MARET

Lelaki yang berdiri di bawah hujan
Pekat malam netra lekat mengikat
Sesudahnya terperangkap dalam basah ingatan
Februari lebih sekedar menjadi kenangan


Kulupakan tidak terlupa
Kukenang tidak terkenang
Hanya terus mendekap gelisah sepanjang abad
Tiap kali singgah menyimak abu jelaga


Mati dalam kehidupan atau hidup dalam kematian tidak lagi terasa
Hanya lava meletup-letup menunggu jalan tanpa asa
Simpang demi simpang hanya sekedar kosa luka
Rindu membenam semakin dalam tanpa sempat kusampaikan


Jika kau bertanya apa yang paling kuinginkan saat ini
Aku hanya ingin sesaat saja memeluk lagi dirimu seperti antara januari dan maret
Sesaat saja membisikkan namamu , menitipkannya dalam gulita malam
"Maaf ! Aku belum juga bisa menemukan bahagia yang kau pinta "


@Lenspam jalankarang Cc 29 desember 2020

Tidak ada komentar:

Posting Komentar