YANK
Pagi ini membuka mata disambut hujan gerimis
Basahnya melengkapi secuil beranda depan
Mendung dan kabutpun berlomba menyiangi mentari
Udara lima belas derajat lebih dari cukup menutup pernafasan
Aku teringat perasaan yang kemarin siap kuletakkan di hatimu
Sekarang seperti kemuraman pagi ini, dia siap buyar kembali menjadi hantu
Tiba-tiba sayap pungukku kembali tumbuh
Meringkuk disepokok tumbangan dahan tua dan tersedu
Ah, yank...
Maafkan aku terlalu kurang ajar
Dengan pongah berani mengeja diksi-diksi bualan
Menjadikannya pegangan bak tongkat pejalan
Sumber photo :pinterest
@lenspam jalankarang Cc 07 januari 21
Tidak ada komentar:
Posting Komentar