Rabu, 19 Desember 2018

PENGACAU

PENGACAU

By. Lena Pamungkas

Telaga ini pernah kutemui
Teduh rerimbunan hijau di tepi
Kecipak air terayu angin semilir
Setiap kali penat hadir
Kubiarkan jiwa membawaku kemari
Tak lupa secangkir kopi moca dan setonggak kail
Teduh damai mengisi hati
Cangkirku terasa tak pernah sepi
Kailku terasa tak pernah mati
Kopi dan ikan pengetahuan penuh isi nadi
Itu kemarin-kemarin sebelum pengacau hadir
Membawa mortir menanam ranjau debil
Telagaku sayang porak bertubi
cangkirku sepi, kailku mati, nadiku perih
Haruskah aku berhenti di sini?
Atau terus datang membawa hati kerih?
Sementara si debil
Terus menanam ranjaunya bertubi-tubi

Cc 02 sept 2019

KUTUB

KUTUB

____@Lenspam_____

Utara
Selatan
Aku mengejar
Kau berlari lesat

Hembus
Guguran salju
Menyatu padu di kalbu
Mengeluh beku

Sepi
Aku terbiar di udara mati
Es abadi di pulau mimpi
Meregang tanya sesakit ini

Cc 23 september 2018

DOBRAK TUMPAS

DOBRAK TUMPAS

_____ @Lenspam_______

Ibuku kembali berduka luka
Raga Bumi menggeletar kebas terhempas
Airmata lautan  tumpah menyapu segala
Beton baja kayu laksana lilin lumer dan lenyap
Ibuku renta dalam lelah  nestapa
Ampuni anak_anak negriku yaa RABBIII sang maha kuat
Di tanganmu kami hanyalah daun-daun kering siap gugur melayang

#pray_for_palu
#pray_for_indonesia

Cc 29 sept 2018

WAKTU INSOMNIA

WAKTU INSOMNIA

___@Lenspam_____

Tuan tuan pendongak berulah lagi
Gonjang ganjing nirwana
Sampai muncrat kopi ke tujuh arah
Bidadari sungsang ribut mencari selendang
Terpikir joko tarub sedang asyik bergelung dengan helainya
Nyatanya ia cuma sedang sibuk meratap
Ingin ikut ke nirwana membawa raga

Kopi tandas ampas menghias geligi
Bulan buram udara panas diserbu geni
Bebek gelisah kehilangan ceracau
Ah, tanpa makna hanya sumbar serapah
Menyedihkan ,, berlomba mengangkat dagu

Si pendongak    itu telah lama memasang palang
Mungkin Ia tahu mataku nyalang tembus
Sampai jauh ke dasar hakiki sifat congaknya
Dan tong kosong selalu Ia tenteng kesana kemari
Tak lupa ditambur sampai piaraan pak erwe terkaing kaing

Ahh ,,, hiruk pikuk ini
Nyatanya hanya renda penghias sepinya jiwa
Akulah yang kalut bukan mereka
Aku tengah sibuk menghindari gulana
Bermain ludo sampai meloncat bola mata

Kopi muncrat, serapah kisruh , dunia bak taman onak
Cacing mengipas kepanasan
Kambing berhenti mengembik di sumpal daun nangka
Di pojok sana , ayam tak kalah ribut mencari telur
Kemarin rapi Ia kerami, pagi ini raib tandas

Aku?
Aku makin sepi , makin senyap,,,
Berdialog dengan dengung telinga
Seperti biasa hari kututup di lewat dini hari

#ceritaerror

Cc 28 oktober 2018

01:32 waktu chiayi

BUKAN(RINDU)

BUKAN(RINDU)

___@LENSPAM___

Terbuang bisa apa ?
Selain berusaha
Melupakan tuan
Sang pembuang

Diam diam
Menghitung bintang
Tentang jiwa
Sebanyak apa

Tak sempat
Mendendam
Meluka
Sunyi saja

Lalu kembali
Kesudut senyap
Memeluk erat
Pecahan kristal

#Akurapopo

Cc 03 november 2018

KERAT SESAL

KERAT SESAL

__@lenspam___

Wanita tua yang kupanggil Emak
Senyum simpul berlinang darah
Mata suram menatap kukusan tanak
Jiwa  pilu  bebayang temaram

Terkenang  ribuan hari  silam
hangat meracik segala   cinta
Duluu sekali
Sebelum prahara pongah melanda
Satu persatu kami pergi membawa langkah

Lelaki tua yang ku panggil Abah
Kekar ringkih di humbalang senja
Mimpi karam tercerabik suram
Masa tua penanda getas tertebas lara

Kukerat senja mereka tanpa jeda
Kuhujani ribuan duka nasib nestapa
Kupaksa genggam simalakama bertopeng nirwana
Aku pergi , Mak, Bah

Ceracauku menggulung damai
Badaipun singgah
Ratusan ribu purnama  rebah pasrah
Lelaku waktu bercerita hampa
Aku gemetar merayapi bilik dan jejak

Wanita tua yang kupanggil Emak
Lelaki tua yang kupanggil Abah
Aduhai mengapa bijak nian
Mereka tetap menyayang
Sementara diri selalu durjana mengepal tantang

Hari ini kota asing lengang direjam panas
Aku meleleh lumer tenggelam dalam pora air mata
Kusinggahi simpuh demi rindu pada wajah tua mereka
Tuhan , izinkan waktu bersamaku menebus sesal akan mereka

Cc 19 juli 2018

#Sudahkah_engkau_peluk_ayah_ibumu_hari_ini

SIKLUS

SIKLUS

__@Lenspam__

Hujan
Aku datang
Membawa salam
Dari kemarau panjang

Kapan kau bertandang ?
Menggantikan tugasnya
Kemarin Ia Meratap
Lelah sudah membakar dunia

Kemarin Ia meradang
Hatinya lebam
Ketika tanah mencerca
Kapan Ia lekas menghilang

Hujan waktumu tiba
Datanglah meminang dunia
Ada banyak hampar sawah
Ada banyak lereng kusam

Mereka kekasih bengkak merindu
Lihat ! Mata kemarau telah kuyu
Letih menanggung api di bahu
Bukankah saatnya dia tidur ?

#coretanmusim

Cc 05 november 2018

JALAN KARANG MATAHARI SUNGSANG

JALAN KARANG MATAHARI SUNGSANG

__@Lenspam__

Sedih
Tertawa
Bahagia
Menangis
Emosi
Berhamburan
Lelakon
Tebas
Berjalan
Pecahan
Menancap

Cc 13 november

PARASITKU

PARASITKU

@_Lenspam_

Pada satu hari kau bertandang
Apa yang kau bawa ?
Rasa asing tetiba menetap
Aku bisu mendadak
Sepertinya saatku mulai mengeja
Inikah akhir sebuah langkah?
Tak terbayang bagaimana kelak
Kemana kabar akan membawa?
Usia pergi atau bertahan

#sebuahketakutan
#icandonothing

Belajar akrostik jangan dibully

Cc 18 november 2018

PARASITKU

PARASITKU

@_Lenspam_

Pada satu hari kau bertandang
Apa yang kau bawa ?
Rasa asing tetiba menetap
Aku bisu mendadak
Sepertinya saatku mulai mengeja
Inikah akhir sebuah langkah?
Tak terbayang bagaimana kelak
Kemana kabar akan membawa?
Usia pergi atau bertahan

#sebuahketakutan
#icandonothing

Belajar akrostik jangan dibully

Cc 18 november 2018

CUACA

CUACA

@_Lenspam_

Perawan
Puber pertama
Dingin
Panas
Senyum
Cemberut
Tinggal aku mengkerut
Raga
Bingung

#prewinter

Cc 24 November 2018

JAWARA

JAWARA

@_Lenspam_

Jumawa berlomba pongah
Siapa kepal paling keras
Langit pecah mengoar
Udara terkekeh dengan sengal


Petang pulang

Membawa pasrah

Mengantungi gundah

Esok kembali mengembara



Cc 22 November 2018

CORET

CORET

@_Lenspam_

Untuk setiap bulir yang terjatuh
Relakanlah
Untuk semua sakit yang tertancap
Lupakanlah
Yang indah dari sunyimu kau tahu?
Kau bisa berpesta pora dengan bathinmu

Cc 24 November 2018

#migrainattack

DAMAI M3NGHITUNG KABUT

DAMAI MENGHITUNG KABUT

@_Lenspam_

Kopi pagi belum kutuang
Masih kutunggu sapa hadirmu
Kita berbagi ruang dan rindu
Lewat sesapan hangat tanpa biru

#Jalan_karang

Cc 30 November 2018

SAHABAT LAMA

SAHABAT LAMA

@_LENSPAM

S segemulai tarian angin kau menyapa
A apa kabar Lena yang kukenal ?
H haru biru menyusup sela tawa
A alangkah lebar jarak depa mengantara
B berat beban langkah yang kubawa
A aku bukan masa putih abu-abu
T tatkala dunia kita berwarna lembayung

L lampau menggurat semu air mata
A ah,,, maafkan aku sahabat sayang
M menjauhi bukan inginku sungguh
A aku hanya tak mengerti cara merindu
K kita tak lagi di jajar setapak yang sama
U usia belia karam sudah berpeluk malam

#jalan_karang
#Belajar_akrostik
#nurdiana_thank

Cc 17 desember 2018

Jumat, 14 Desember 2018

DUARRRR

DUARRRR,,,,,!!!!

@_Lenspam_

Anai-anai datang bergerombol nyata
Meriuh kelopak bening sayapnya
Konon Mereka datang untuk cahaya
Tebar pesona dengan bisu membual
Sebelum mati kehilangan sayap

Penghujan rapat memeluk malam
Derik jangkrik menceramahi kodok muda
Dedaunan tua pasrah berguguran ke tanah
Air bah langit petaka ataukah karma
Ataukah sekedar rindunya pada buana ?

Hening gelap di bilik berkayu nangka
Selantun dzikir digumam lekuk bibirnya
Mata terpejam rapat jelas hujan ada di sana
Membasah di alur kemilau pipi perawan
Membayang kanda entah di mana

Malam kesekian jejaka pergi berkelana
Menaruh kuntuman janji di tapal batas desa
Tunggu Aku pulang , Markonahku nan rupawan
kubawa sekarung uang serta sebaki mahar
Mintalah lebe segera nikahkan kita

Malam laknat Markonah menghitung larat
Anai-anai penuh sebaskom hujan tak jua reda
Jangkrik kian lelah menceramahi kodok muda
Sebentar semburat fajar menghantar surya
Hari keseribu jejaka sirna tanpa cerita

#Jalan_karang

Cc 06 Desember 2018

DUARRRR

DUARRRR,,,,,!!!!

@_Lenspam_

Anai-anai datang bergerombol nyata
Meriuh kelopak bening sayapnya
Konon Mereka datang untuk cahaya
Tebar pesona dengan bisu membual
Sebelum mati kehilangan sayap

Penghujan rapat memeluk malam
Derik jangkrik menceramahi kodok muda
Dedaunan tua pasrah berguguran ke tanah
Air bah langit petaka ataukah karma
Ataukah sekedar rindunya pada buana ?

Hening gelap di bilik berkayu nangka
Selantun dzikir digumam lekuk bibirnya
Mata terpejam rapat jelas hujan ada di sana
Membasah di alur kemilau pipi perawan
Membayang kanda entah di mana

Malam kesekian jejaka pergi berkelana
Menaruh kuntuman janji di tapal batas desa
Tunggu Aku pulang , Markonahku nan rupawan
kubawa sekarung uang serta sebaki mahar
Mintalah lebe segera nikahkan kita

Malam laknat Markonah menghitung larat
Anai-anai penuh sebaskom hujan tak jua reda
Jangkrik kian lelah menceramahi kodok muda
Sebentar semburat fajar menghantar surya
Hari keseribu jejaka sirna tanpa cerita

#Jalan_karang

Cc 06 Desember 2018

HAMPA

HAMPA

@_Lenspam_

Seraut bayang
Sesekali menyapa
Selamat malam
Seperti dulukah?
Sejumput ingatan
Serindu kenangan
Sesaat saja
Semisal ruang
Sesengal sesal
Seribut teriak
Segundah asa
Serpihan kemudian
Seluka kehilangan
Sekali saja
Seandainya nyata
Seikhlas perjanjian
Sebahagia nirwana

Kau tahu , M ?
Aku hanya kristal retak
Ketika Kau lepas dekap
Sampai kapan
Aku hanya kristal retak

#Jalan_karang
#goret_bisu

Cc 14 desember 2018

Kamis, 06 Desember 2018

SAJAK PRETT

Sajak prett

@_Lenspam_

Kau berteriak rindu
Seraya kau tusuk sembilu
Tepat di hulu jantung kalbu
Bolehkah kubilang kau penipu?

Kau bernyanyi lantang tentang cinta
Seraya kau tikam parang berkarat
Dengan datang pergimu bak siluman
Bolehkah kubilang kau perusak?

#jalan_karang

Cc 06 desember 2018

Buatmu tuan berbibir semu

Rabu, 05 Desember 2018

KEPAK ( KEPADA KEJORA )

KEPAK
(KEPADA KEJORA)
@_Lenspam_

Sayap di udara
Kemarin patah
Kemarin gelisah
Mencari arah

Bunda di pupil netra
Langit beraroma taman bunga
Bumi beraroma padi kehidupan
Kejora melayang layang bimbang

Hari ini kudengar warta
Sayapmu bertemu arah
Langkahmu pasti kesana
Menuju taman nirwana beraroma bunga

Selamat jalan kejora
Air mata kami kerontang seketika
Tak sepatut melepasmu dengan sedan
Cukup tangkup doa kami sahabat

Mengepaklah ! Jemput masamu yang kedua
Ilahi Rabbi sedang jatuh cinta
Pada nafasmu yang seharum mawar
Tinggal kami teruskan segala cita cita

Telah usai segala damba akan dunia
Kejora tinggalkan selaksa duka
Kejora lesat pasti berpulang jiwa raga
Kejora semoga khusnul khatimah

#jalan_karang

Selamat jalan teman,,

Cc 05 desember 2018

Jumat, 30 November 2018

SAJAK DURGA

SAJAK DURGA

@_Lenspam_

Banyak sekali luka tertancap
Bibir sumbing mencibir hina
Pita suara kusut terikat pongah
Siapa kalian?
Begitu bebasnya mencerabik bara
Memoles amarah di dinding jiwa?

Anjing terkaing tertimpa kayu bara
Kalian lempar dengan gemulai nan mesra
Lurus,,, kalian  tikam tepat dibelakang anak raga
Anjing itu Aku , mati tetapi enggan berpisah sukma

Masaku menimbang menjaga telah tamat
Tak ada lagi lelehan darah dari kujur luka
Segala kerontang termakan udara
Siapa Aku yang harus terus menjaga ?

Ayo kita bersinggung angkara
Persetan jika kian jadi neraka
Toh , Aku terbiasa dalam busuk aromanya
Tak ada beda diam atau menyerapah

Kalian pikir kalian siapa?

#Jalan_karang

Cc 01 desember 2018

Ya! Tak lebih

Rabu, 28 November 2018

AUTUMN

AUTUMN

@_Lenspam_

Autumn
Pertarungan sengit
Dedaunan dan angin
Melayang gugur bertahan dedahan

Kabar
Duka meruak
Sahabat jauh berkisah
Aku melayang dalam pejam

Kuat
Kumohon kuatlah
Kau sehelai daun
Jangan melayang jangan terbang

Lihat
Kami meminta
Menangkup jemari goyah
Mengusap sisa air mata

Sahabat
Jangan menyerah
Semoga catatan iradat
Masih izinkan kita bersama

Formosa
Membelantara impian
Ingatan kita bercanda
Atau ribut mengayuh detak

Lisna
Mata kejora
Tuhan kuatkanlah Ia
Sepenuh jiwa kami meminta

(Dedikasi buat seorang sahabat Saya yang sedang terbaring Koma melawan sakit sekujur raga, keajaiban semoga bukan hanya milik layar kaca,, Kuat ya lis,, sampai nanti impian kita semua tercapai, untuk hidup kita yang jauh lebih baik,, )

#MencariseribuaamiinuntukkesembuhanLisna

Bukan patidusa, hanya menulis kata hati,,

Cc 19 November 2018

AKHIRNYA

AKHIRNYA

@_Lenspam_

Berebut mahkota
Puji puja
Di tengah betis terendam
Genang air mata

Si Aku Si Kamu
Jumawa bercadar kesantunan
Si Dia Si kami
Melompong menunggu cabikan darah

Damailah kejora
Di pejammu tak kenal lagi angkara
Hanya kisah taman nirwana
Sedang kau singgahi,  tolong tak terlupa pulang

Masih banyak cerita
Harus kita bagi kelak
Tentang awan berarak
Tempat kita membuang pandang
Dari balik jendela pesawat

Hai Kejora indah
Bangun, ya!
Belum saatnya Kau menyerah
Ibu merindukan senyum manismu
Bangun, ya !

Cc 21 november 2018

#Jalan_karang

KEPADA LISNA

KEPADA LISNA

@_Lenspam_

Apa kabarmu kejora ?
Batasan purnama nyaris terlewat
Masih asik saja dirimu dalam lelap
Indahkah mimpimu di sana sahabat?

Ketak ketuk detak bagi kami adalah penyiksa
Menanti mata kejoramu kembali terbuka
Menanti senyum simpulmu kembali terkembang
Menantimu dengan rangkum doa sepenuh jiwa

Apa kabarmu kejora ?
Tidakkah kau ingin kembali bersama, kawan ?
Berbagi sebutir canda atau segelas teh hangat
Di pojok ruang makan asrama kita

Kejora pualam bunda, bintang para sahabat
Jangan usaikan koma selekas angin pesat
Kumpulkan semangat gigih demi ibunda
Tidakkah kau rindu rebah di pangkuannya?

Kemarin air mataku kembali tumpah
Secarik kabarmu memburai segala tegar
Andai keinginan adalah keniscayaan
Pastilah telah kulerai segala benda di tubuhmu kawan

Ilahi jua pemilik segala titik dan koma
Ilahi jua penentu segala jalan dan cerita
Semoga ribuan doa mengetuk pintunya
Titah kun fa yaakun untuk mu sahabat

#jalan_karang

Cc 28 november 2018

Minggu, 18 November 2018

PARASITKU

PARASITKU

@_Lenspam_

Pada satu hari kau bertandang
Apa yang kau bawa ?
Rasa asing tetiba menetap
Aku bisu mendadak
Sepertinya saatku mulai mengeja
Inikah akhir sebuah langkah?
Tak terbayang bagaimana kelak
Kemana kabar akan membawa?
Usia pergi atau bertahan

#sebuahketakutan
#icandonothing

Belajar akrostik jangan dibully

Cc 18 november 2018

BIBIRMU SEMU

BIBIRMU SEMU

@_Lenspam_

Telah kau ajarkan cara membisu
Maka heninglah Aku dalam renung
Telah kau ajarkan aku cara pergi
Maka di sinilah Aku hari ini

Merdeka menghidu aroma kabut
Melupakan cara membencimu
Seperti kulupakan semua rasa sakit
Hanya senyum dan kebebasan manis

Tak perlu sayonara itu hanya kata
Simpan saja baik baik jabat tangan
Aku tak akan menunggu kekata selamat tinggal
Sebab kupaham kau hanya penggantung yang payah

Sudah kubuang semua cerita kecewa
Sudah kularung segala rasa tak berharga
Dan Aku siap menyongsong surya
Kuyakin esok Ia datang membawa bahagia

( jangan sia siakan waktu dan hatimu untuk Orang yang tak sekalipun mampu menghargaimu... _Lena_ )

Cc 18 November 2018

Jumat, 16 November 2018

BELIA DAN KUNANG

BELIA DAN KUNANG

@_Lenspam_

Pernah kupetik kunang-kunang
Kuselipkan serapi mungkin di balik kemejA
Berharap Ia menjadi lentera
Penuntun mimpiku di masa depan

Lentera redup seiring masa
Impian pasrah terbang ke surga
Beliaku tamat berganti senja
Malam datang kelabu mesra

Kunang-kunang mati di ambang fajar

#memoarofchilhood

Cc 16 november 2018

Rabu, 14 November 2018

SECERCAH

SECERCAH

@_LENSPAM_

Binar mata ulas senyum
Mencari pelangi senja berkabut
Kekasih samar tumpas pelupuk
Langkah berayun semakin menjauh

Tidaklah harap berkumandang lugu
Jika janji enggan membisu
Serupa dongeng pelipur sendu
Datang sekejap menyapa sayu

Secercah duka kini memeluk
Di hampiri ilusi membiru
Cukup akhir akan tertaruh
Kembali berjalan mencari deru

Cinta tamat tak pernah pupus
Tersimpan rapi dihias kalbu
Sampai kiamat ingatan padu
Akan tuan berbibir semu

#ASK

Cc 15 november 2018

Minggu, 11 November 2018

CERITA RANTAU

CERITA RANTAU

___@Lenspam___

Jalan yang sama
Cerita yang sama
Tuju yang sama
Peran yang berbeda

Menyeret rembulan
Melipat surya
Di basuh udara
Lelah sekedar tempa

Bising raungan betina
Keruh tatapan pejantan
Kalap tuding sang nyonya
Cerita duka cerita suka

Rantau di sebrang dermaga
Petuah bunda makrifat jiwa
Bentangkanlah sabarmu, Nak!
Susur terus jalan di depan

Ada saat nanti kelak
Aroma anggrek tua
Semilir angin dari dedaun mangga
Menemanimu untuk istirah

#prosesitubungaapi

Ccc 08 november 2018

RONGGA

RoNGga

__@Lenspam__

Ajari Aku caramu mengeja kata ikhlas. Hingga tak terbaca getas setiap kata luka yang tersemat. Bahkan menangispun tak lagi sempat Engkau lakukan.

Ajari Aku caramu menggurat tegar. Hingga tak tergambar patah setiap kecewa yang singgah. Bahkan berteriakpun tak lagi sempat Kau pikirkan.

Rembulan yang padam, setapak spontan sesat kehilangan lenteranya. Hanya rindu begitu keras kepala mengikuti naluri. Tak perduli seribu onak mengoyak langkah. Tetap menindak meraba labirin tanpa arah.

Sederhanakanlah segala ketakutanmu! Berdamailah dengan tiap tantanganmu. Ketika Kau merasa sampai di batas lelahmu, mengapa tidak menepi sejenak? Hidu nafas sedalam paru-parumu sanggup tenggelam ! Rasakan udara lain yang akan memenuhi tiap rongga kehidupanmu, tidak kurang busuk mungkin. Tapi setidaknya membuatmu mampu membedakan tiap kelu yang ada.

Kau sendiri yang begitu kukuh mencoba menantang garis. Merasa diri sekuat platinum, nyatanya Kau hanya kepingan perunggu. Kapan kau mulai sadar ? Hidup bukan sekedar hitam atau putih, ada banyak warna di sana , manusia bukan sekedar baik dan jahat. Ada beribu juta karakter di sana .

Dan kau hanya serpihan debu di luasnya padang pasir.

#coretankosong

Cc 11 november 2018

Rabu, 07 November 2018

Purple umbrella in the rain

PuRPLE UMBRELLA IN THE RAIn

___@Lenspam___


Belajar melepas pelangi

Menggantinya dengan mimpi

Menyesak dilibas hari

Hujan kita di ujung februari


Hari ini teman bertandang

Membawa seikat ingatan

Tentang yang sempat singgah

Menetap hingga berabad


Payung ungu bercerita

Tetes air di malam bercahaya

Jemari rangkum dua jiwa

Berpadu senyum remaja


Ada yang pergi dan datang

Setelah kisah karam 

Ada yang hilang dan menetap

Setelah menyenja usia kita


Satu yang lekat tak terjamah

Kecup pertama awal remaja

Jiwa limbung diterpa gelora

Payung ungu terlempar sia-sia


Masihkah kau ingat

Payung ungu ditengah hujan

Dari sana segala berawal

Kisah abadi tak jua lekang



#KEPADA: M

Cc 07 november 2018


Jumat, 02 November 2018

PAGIKU DAN PAK TUA

PAGIKU DAN PAK TUA

__@Lenspam___

Pukul 07: 12 waktu chiayi city
Matahari bertandang
Angin sepoi membawa kisah
Ada banyak gegas di jalan depan rumah
Derum kendaraan atau celoteh satu dua lansia
Dia pun masih sibuk sangat
Berpeluk air setan serta serapah kasar
Diaduknya kesepian senjanya
Mataharinya baru saja akan terbenam
Menjelang siang ia akan terkapar
Antara mimpi dan kenyataan
Pak tua penggelisah tak kenal lelah
Semalaman Ia kekeh mengoyak bulan
Berteman radio tua
Mencoba mengorek sisa aku punya sabar
Sesukamulah pak tua
Ayo kita adu siapa kuat
Kacaumu atau ketegaran
Separuh jalan telah kugenggam
Sementara kau entah kapan
Kasihan kau pak tua

#lanjutmaenludoonlen

Cc 03 november 2018

Sssss

Sssss....

___@Lenspam___

Sepotong kunyah
Sekepul asap
Seteguk hitam
Segulung awan
Sepenuh nafas
Sekedip fajar

Mencari mentari

Cc 02 november 2018

Senin, 22 Oktober 2018

TANAH PETAKA

TANAH PETAKA

___@Lenspam__

Terbahak atas nama seni
Menyulut api atas nama watoniah
Timbun saja segunung kalian sanggup
ALLAH penghitung maha akurat
Kelak tawa kalian, sulut api kalian
Menjadi kekasih terhebat
Di padang pengadilan
Kebencian mencungkil mata
Pongah menatap dunia
Ketika titah kun berkuasa
Laut menggulung
Bumi berontak
Angin meraung
Belum juga menjadi cerminkah?
Ampuni Aku ya RABBI
Akan imanku seberat zarah
Diri hanya sanggup menggeram
Dalam pasi ketidak berdayaan

Salam kepada para pendongak langit

Cc 23 Oktober 2018

SELAMAT PAGI

SELAMAT PAGI

__@Lenspam___

Bulan sisa semalam
Berebut udara basah
Bersama embun pertama
Ingatanku akan dia

Seranting nyaris patah
Kehilangan daun selembar
Hujan kepagian datang
Aku kuyup terbiar

Selamat pagi kenangan
Sesaplah kopi kita
Di sana sejuta kisah
Pernah kutuang bak air bah

Aku sedang bermutan
Fosil membatu berkarang
Tiada lagi ingatan
Semua rapi terlipat

Selamat pagi kenangan
Matahari baru terjelang
Sedada penuh pengharapan
Esok kembali datang

Tanpa hujan kepagian pastinya

#lembarbaru

Cc 23 Oktober 2018

Sabtu, 06 Oktober 2018

260294

260294


___ @Lenspam____

Serapal doa pernah bertuah
Sekepal mimpi di lelap raga 
Sehasrat lara menikam masa
Serangkum ingatan menyesak gelisah

Aku patah lebur tersesat
Dalam genangan air mata
Kalbu meraung serapah gila
Tak mungkin ku maki Tuhan

Hanya aku tak paham
rindu berkarat dalam jiwa

Hilang akal harus bagaimana

Menitip duka di kaki malam

getas rasa putus asa 

Serangkum doa terhuluk baginda 

Bahagialah meski bukan Kita 

Meronce manikam surga bersamanya


(Gue pengen liat lu bahagia, meski bukan gue yang sama lu.....

Gue janji satu hari lu bakal lihat gue bahagia meski bukan sama lu...)

#mytears

Cc 06 oktober 2018

Jumat, 05 Oktober 2018

PAIN SERENADA

PAIN SERENADA

__@ Lenspam___

Senyum kedamaian
Telah lama menjadi kenangan
Jawaban demi jawaban
Tertiup angin dan berlalu ke asal

Mata bertabur kasih asmara
Lembut tatapan layu tersibak nestapa
Keteduhan hanya tinggal seribu bayang
Mentari pulang membawa senja

Harapanku akan bintang
Tak jua datang membawa sinar terang
Untaian nada kini menyayat jiwa
Lebur raga termangsa malam

(Ada titik dimana aku tak pernah sanggup membuatmu menempati ruanganku yang bernama lupa )

_260294_

Cc 06 oktober 2018

Kamis, 04 Oktober 2018

Celoteh sehelai daun rontok di malam musim gugur

CELOTEH SEHELAI DAUN RONTOK DI MALAM MUSIM GUGUR ( Sebuah torehan )

____ @Lenspam ____

Aku mulai terbiasa merasakan matinya udara, meski angin bertiup mengamuk menampar membawa serta cucukan dinginnya.  Menyambut oktober di tengah rasa sunyi selalu saja menjadi kesah berkepanjangan yang tak pernah mampu kuurai dengan ribuan hela nafasku. Aku tetap tak pernah benar-benar bisa berdamai dengan sapuan angin gersang ini.

Sepertinya Aku harus mulai membaurkan rasa gelisah ini pada larutan udara malam. Berdamai lebih tepatnya. Ia ! Aku harus segera berdamai dengan harapan yang mulai meretak dan patah-patah dari hatiku.

Menatap garis penanda kepergianmu dengan bisu,  serasa Abad sudah melantakkan sisa-sisa rasa yang kemarin mati-matian kutambal lalu kusulam dengan benang basah berwarna compang , bermotif camping. Ternyata Aku tidaklah sekukuh baja , aku tak ingin menyebut ini rasa kecewa , tapi jujur , ada yang terasa retak tak berbentuk lagi tiap kali kuingat , maknaku hanya sebatas coretan kecil untuk kisahmu.

Berkali kau mematahkan prasangka, berkali kau mementahkan praduga, tapi tak sekalipun kau mencuba buktikan kalau prasangka dan praduga yang kupunya tak bersandar pada hakiki. Lalu , bolehkah kupinta kau untuk memberi nama pada rasa sakitku sekarang ini,,?

Kau tahu ? Sebelum kemarin , Aku masih terus membiarkan pintu-pintu , jendela-jendela terbuka lebar-lebar , agar tiap kali kau datang kembali tak perlu lagi kau sibuk mencari anak kunci.

Tapi rasanya tidak kali ini . Aku benar- benar telah terbiasa dengan ketiadaanmu, benar-benar terbiasa dengan bisumu, dengan acuhmu, dengan tatapmu yang selalu menganggapku bukan siapa - siapa. Aku benar-benar terbiasa dengan dinding sepi yang kau ciptakan untukku berkali-kali.

Aku bahkan tak tahu bagaimana nanti aku akan bersikap, Tak tahu lagi bagaimana kita dapat kembali meniti jembatan yang kemarin dulu begitu gigih kita bangun, hanya untuk kita terjang dengan ombak ego kita. Aku.... tak tahu lagi cara meramu cinta untuk kisah kita yang terus terpenggal bak cerbung picisan.

Maafkan Aku, bisakah ? Sebab mulai malam ini Aku ingin menutup rapat pintu-pintu, dan jendela-jendela ini. Aku tidak merasa tegar dengan terpaan angin yang terus menerus mencucuk setiap poriku. Aku juga merasa lelah terus bertanya dan memulai awal setiap kali jeda kau hentak tanpa kata. Aku lelah,,, dan kurasa Sendiri menghitung menit akan jauh lebih menyenangkan untukku saat ini.

Jadi maafkan Aku , jika kemudian kau menemukan sepi lebih dari sepi , kelak jika kau putuskan datang lagi , Maaf ! Mungkin saat itu Aku sudah mengunci semuanya rapat-rapat .

Selamat malam, semoga harimu selalu indah tanpa ada lagi gurat mimpi kita.

Dariku sehelai daun yang rontok dihembus angin musim gugur

Chiayi city 04 oktober 2018

Senin, 01 Oktober 2018

SAJAK PHP

SAJAK P.H.P

___ @Lenspam_____

Kamu datang perlahan
Mengetuk lembut jendela
Memaksaku membuka jiwa
serenada berhamburan menyambut senja

Kau beri air pengharapan
Tepat di kelopak nafas
Berkebat-kebit irama romansa
Seiring raga menari mabuk kepayang

Aku limbung Seperti pak tua
Sepasrah jiwa kemasuk sukma
Aku mengasihimu sangat Tuan
Tak ada pelangi lain kukenang

Gegasmu pergi Membantah
Sumbarmu garang Mentertawakan
Ahhh,,, merasa hebatkah baginda?
Bermain dengan satu-satunya hati yang kupunya

Lupakah Baginda ,
ini hati bukan beton apalagi baja
Ini hati hanya berupa serpih daging pun darah
Bagaimana akan kupintal berlembar rasa kecewa?

Tolong ajarkan aku Sekarang
Cara membenci semua harapan palsu yang kau tanam
Seperti dahulu kau ajarkan aku rasa sayang
Ternyata semua hanya impian terlarang

#dedikasi_khusus_bagi_penebar_P_H_P_Di__manapun_Berada
#Karma_Is_real
#fiksi
#Puisi_Jadul

Chiayi city 18 november 2017

Sabtu, 29 September 2018

SEPTEMBER

SEPTEMBER

____ @Lenspam ____

September katanya ceria
Padahal aku sedang jatuh cinta
Pada bintang yang bertandang
Pada bunga yang kemarin kau sodorkan

Mengapa ada banyak kata luka
Wara-wiri berpesta-pora menjajah
Lewat kesunyian jarak kau tebarkan
Aku ragu masihkah bunga berkuntum lengkap?

Aku malu selalu terlihat goyah
Aku kelu selalu berkata apakah
Namun aku tak kuasa menyimpan nada
Masihkah kata A.S.K kau punya

September aku tak ingin terluka
Aku ingin seceria taifong yang kau bawa
Ah, mencari cari alasan untuk tertawa
Yang ada hanya bulir air mata

Jika kau tanya apa yang masih kurasa
Masih lengkap segala terpuja di dada
Masih penuh harapan akan damba
Hanya ingin sedikit tuan paham

Aku puan, rusuk yang kau punya
Jangan keras abaikan
Aku tak ingin patah
Sebelum tiba waktunya

#ocehan_ngaco

Cc 30 september 2018

Rabu, 26 September 2018

BODO AMAT

BODO AMAT

____@Lenspam____

Anggap saja aku perusak tata
Ketika aksaraku enggan terikat nama
Dan makna kutaruh khusyuk di telapak pengertian
Kau bisa membawa syairku ke dunia kasmaran
Seperti kau bisa menyeretnya ke tiang cibiran
Siapa perduli akan anggapan yang mengambang
Aku penoreh rindu kadang kesumat bahkan khianat
Sebut saja sesuka paduka sehasrat otak menangkap
Aku suka-suka saja terus berkelana
Dari lembar puisi satu ke lembar penghabisan
Dengan cairan pena tak pernah lekang dari benak

Cc 26 september 2018

Senin, 24 September 2018

RIP MORALITY

RIP MORALITY

____@Lenspam_____

Ibu duka tercerabik luka
Di tubuh bersimbah darah
Regang nafas anak-anak persada
Mati sia-sia entah untuk apa

Ibu menangis ditikam karat tuba
Anakku lanang pulang raga binasa
Kemarin Ia khusyuk mencinta bunda
Nak, harus kuberi nama apa kepedihan jiwa

Ibu yang lain teriak histeris tak rela
Sepanjang usia di buai sayang bergurindam moral
Nak, jadilah penyayang jangan mudah terbakar arang
Nak, bagaimana kini bunda harus melepasmu dalam sel beku berkutu tumbila?

Ibu,,,Ibu,,,Ibu,,,
Kamilah yang menangis lebih dahsyat tentang petaka moral
Jiwa-jiwa muda tumbang disapu ombak kebodohan
Yang mati yang hidup adalah duka lara tak akan hapus oleh masa

Ibu pertiwi raganya lusuh disiram anyir darah kebencian
Ibu sang mati jiwanya kisruh tak tahu dendam harus terlarung kemana
Ibu sang pengobar angkara raganya kelu menahan malu tiada tepi kala
Oiii anak-anak panah masa depan, kapan kita mulai belajar sejarah ?

#Duka_harlingga
#duka_moral_kita
#stop_fanatisme_buta
#being_smart_suporter
#no_more_died_for_nothing

Cc 25 September 2018

PUISI LEBAY 2

PUISI LEBAY

_______ @Lenspam__________

Malam ini aku ingin
Mata kita saling melukis langit
Ditemani bulan nyaris bulat sempurna
Biar saja bintang sejenak undur beranjak

Malam ini aku ingin kita bersapa
Nyalangkan pandangan jauh ke ribuan hari kelak
Biar saja angan mundur maju seperti ibu pkk sedang senam
Biar juga mimpi timbul tenggelam seperti orang karam di lautan dangkal

Temani saja aku, meski tanpa secangkir kopi
Ini kusuguhkan saja sepotong biskuit
Mungkin bisa membuatmu lebih lama berdiam di sisi
Lalu urai yang seharusnya kita urai

Ah, lalu kusadari sekali lagi
Aku cuma sedang sendiri
Kamu entah kemana pergi
Membawa serta hati ini

#molos

Cc 24 september 2018

Sabtu, 22 September 2018

PULANG

Pulang
Harfiah tersesat
Tempat hanya kalut  meregang
Barat
Timur
Utara
Selatan
Hanya rindu berputar gelisah

Pulang
Udara urban tersekap
Pendar cahaya buram
Wajah desa telah berubah
Hampanya  jati diri

Pulang
Adalah kata rindu bersahaja
Ketika malam memburu kunang-kunang
Menyematkan  satu untuk cahaya
Menghidu udara subuh nan basah
Kaki telanjang menamatkan embun rerumputan
Menyisir sepanjang tepi pesawahan

Pulang
Sesak menggila di pengap udara
Urban datang laksana agresor kapiran
Menggasak segala tata sahaja
Atau ini hanya soal kembang zaman
Waktu mau tidak mau memutankan Ia
Hingga tergerus menjadi kehancuran

,,,pesalakan 30 mai2014,,,,

Kamis, 20 September 2018

HAI

HAI
(Jika bisa kusebut sisa)

@Lenspam

Kelak jika telah terlupa
Betapa menyakitkan kemarin kita
Maukah kita kembali berjabat tangan
Bukan untuk menimbang
Siapa terluka lebih parah
Bukan pula untuk menggantang
Siapa merindu lebih kalah
Hanya sekedar berdiri sejenak
Mengingat sesaat
Kita belum benar-benar saling terlepas
Hanya menunggu saat paling indah
Untuk saling melupakan
Jika kita pernah ada
Saat itu ayo kita berjabat
Dan lambaikan tangan selayak sahabat

#My_wish

Cc 20 september 2018

Rabu, 19 September 2018

RINDANG

RINDANG

@lenspam

Yang patah
Yang tumbuh
Pada setonggak pokok
Daun
Dahan
Buah
Berebut cerita
Mengadu pada angin

Tuhan, bisakah kupinta
Tolong damaikan lagi jiwa hamba

Cc 20 september 2018

THIS NOTHING TO DO

THIS NOTHING TO DO

by. Lena Pamungkas

Lets just walk out
Put all the think behind
Lets just leave it and go on
There nothing left to stay

Here is my promise to wind
When i see you turn away
Here is not the tears
Here only rain from deep inside

Just let it go
And try once again to forget each other
This nothing to do with love
This nothing to do with feeling

There only nothing
Forgive me   and let it go

Cc 19 september 2018

Senin, 17 September 2018

PUISI CINTA PALING CINTA

PUISI CINTA PALING CINTA

By. Lena Pamungkas

Bulan menggantung separuh
Enggan karam enggan pula timbul
Sesiur angin menonjok dari sela pintu
Bukankah ini musim gugur?

Kau yang berdiam manis di sudut kalbu
Berapa kali sudah kita patahkan jarum?
Tidak lelahkan kembali mencari ?
Kau lihat benang kita masih basah berair

Pintaku sesederhana langit malam
Selain kerlip bintang hanya ada warna kelam
Jangan pergi dalam diam menangkup amarah
Tumpahkan saja serapah sampai kita muntah

Jika kita kuat kisah kita akan berabad
Jika kita lemah esokpun kita bisa karam
Aku makhluk paling egois memang
Berkali kali ku palu amarah dalam bualan

Ini ku beri kau puisi cinta paling cinta
Lipatlah Ia serapi kita bisa
Jika kau lelah menjahit celah bibir
Pulanglah aku menanti penuh sepi

#Belajar_menggombal

Cc 17 september 2018

Jumat, 14 September 2018

CATATAN PAGI SEPTEMBER 2018

CATATAN PAGI

September 2012
Doulio yunlin taiwan
Merasakan kebebasan hakiki
Meski raga terpasung sekat tanpa warna

Bergumul lumpur gulma karung
Memeluk cangkul membabat ilalang
Meliuk sulur-sulur melon madu dan tomat
Merunduk semai hektar tanaman winter

Sesekali Dia mengajakku bertandang pada bentang kebun tetangga
Meminang butiran jeruk bali di dahan-dahan rapuh
Melahap badai berpayung lusuh sepeda usang
Tak lupa sebatang rokok terselip tak kuasa melawan basah

Keringat airmata kehilangan tempat
Ia mengering sekaligus ketika lelap
Mendahului kicau subuh menyapu bersih guguran daun-daun mangga
Semangkuk kecil nasi dan beberapa kecil potong acar mentimun

Mereka bukan saksi kisah tiga purnama
Mereka hanya teman tempatku belajar
Rasa bebal dan berpura-pura pandir
Lebih sering dibutuhkan demi tumpas nelangsa

Oktober 2012
Lambaian akhir summer sapaan awal autumn
Sesekali menatap bentang pegunungan
Berkhayal kekasih hati ada di sana
Melambaikan saputangan putih bersulam cinta
Semangat!!!
Kata-katanya buyar dititip raung taifong
Kekasih pergi direbut hingar formosa

September 2018
Jiwaku pernah sebebas burung-burung angkasa
Di peluk alam dibasuh keringat airmata
Terima Kasih Tuhan
Aku pernah sekekar waktu itu

Chiayi city 15 september 2018

#napak_tilas

K.B.R

KEBUN RAYA BOGOR
Kepada 260294

BY. Lena Pamungkas

Patahan ranting
Rontokan dedaunan
Sedahan pokok tua
Bangku kusam di gerus penanggalan
Bebungaan mungil di sejajar setapak
Sulur beringin tua dengan akarnya yang berbilah
Jangan pernah terlupa
Kita pernah melumat mereka semua
Malam ini ayo kita kenang segala

Cc 08 sept 2018