Rabu, 27 Februari 2019

DALAM DIAM

DALAM DIAM

@Lenspam

Dalam diam kita mengukir senja
Menautkan kesepuluh jemari dalam asa
Merambati rona jingga bersama udara
Wajahmu kekasih tersimpan menjadi serenada

Jatuh cinta selalu saja seumpama raja
Bertitah tak kenal kapan , siapa, di mana
Jatuh cinta selalu saja seumpama candu
Semakin kering terhidu semakin kita haus

Kita hanya punya berkejap senja
Tempat kita diamdiam menaruh cerita
Membingkainya dengan rahasia terindah
Semata agar tak ada tawa di atas lara (mereka)

Duhai arjuna, jika cinta sebuah kesalahan
Biarkan hatiku lapang dalam tikamnya
Duhai arjuna, jika rindu adalah sebuah dosa
Biarkan jiwa bebas dalam rejamnya

Sampai kapanpun namamu kan menjadi awal
Ketika mata terbuka menyambut embun pertama
Sampai kapanpun namamu kan menjadi akhir
Ketika mata tertutup melepas sunyi

Biarkan semua menjadi prasasti kita
Tak harus memiliki memang
Cukup udara, langit, bumi, menjadi paham
Engkau adalah bagian dari nadi darah

Dalam diam Aku mencintaimu

#jalan_karang

Cc 27 februari 2019

Minggu, 17 Februari 2019

JALAN KARANG

JALAN KARANG

@Lenspam

Pak tua menabur halilintar
Angin beliung tabuh pecah
Suara kerontang sember menghantam
Pak tua kejengkang labrak

Lupa hidup apalagi mati
Hanya bara tak lekang zaman
Telinga sumbat mulut terkancing
Jalan meletup kaki rentak

Teruskan saja memamah amarah
Kau tak lebih jalan karang
Tempat kakiku memijak darah
Sampai tiba kutuju bahagia

#jalan_karang
#keep_fighter

Cc 18 februari 2019

Kamis, 14 Februari 2019

PUISI

PUISI

@Lenspam

Lembah sunyi di senja biru
Beribu diksi beribu hati
Terguris berlembar kisah sendu
Yang datang lalu pergi

Kini malam lindap menyusup
Tersipu luka merona pedih
Namakan ini sajak kelu
Atau hati patah berkeping

Puisi ini tetaplah Aku
Tempat bertaut catatan pasi
Tak peduli langit runtuh
Tak perduli waktu terhenti

#jalan_karang

Cc 14 februari 2019

Rabu, 06 Februari 2019

DI KETIAK MEGA ENGKAU MERUNDUNG

DI KETIAK MEGA ENGKAU MERUNDUNG

@Lenspam

( inspirasi judul puisi mas  Afeng Roziq )

Di ketiak mega Engkau merundung
Menyikut kontra menjajah papa
Keadilan setara dua sisi koin
Langit runtuh mega kelabu
Yang merundung akankah terundung ?
Duhai sang pemilik lakon
Datangkanlah kami peran sang mahdi
Dan segala yang teranggap dongeng
Akan terbukti sejelas belalak sang surya
Tidakkah  hikayat pasti kitab nan suci
Menjadi penuntun sibuta ?
Nirwana candradimuka nyata adanya

#PuisiKosong
#jalan_karang

Cc 06 Februari 2019

Selasa, 05 Februari 2019

BODOH

BODOH

@Lenspam

Bodoh
Kau membuang
Kau menghilang
Kau menghina

Bodoh
Kau sembunyi
Memakai topeng
Mengobral kedunguan

Bodoh
Kemarin kemana
Sekarang telat
Pintu terkunci

Bodoh
Diammu memuakkan
Ludahmu busuk
Aku muntah

Bodoh
Topengmu badut
Celotehmu sumbang
Aku enek

Bodoh
Sekarang kubalik
Aku membuang
Pergi sana

Bodoh
Hati terbunuh
Tak kembali
Mati melupakan

Bodoh
Cintamu neraka
Sarkasmu tuba
Dustamu bara

Bodoh
Telanlah rindumu
Kalau perlu
Jadikan kentut

Bodoh
Artimu punah
Ruangku kosong
Kamu enyah

Bodoh
Siasiakan tulus
Sibuk mencaci
Kamu BODOH

Bodoh
Iya kamu
Lihat aku
Aku tersenyum

Bodoh
Bukan kamu
Mendepak paksa
Tapi Aku

Bodoh
Awas kau
Jangan mendekat
Atau kutendang

Bodoh
Tempatmu sekarang
Bukan mimpiku
Enyah Kau !!!!!!

#jalan_karang
#puisi_caci

Cc  05 Februari 2019

Muntah uger

Minggu, 03 Februari 2019

THANKS

THANKS

@Lenspam

Silam sembilan purnama lalu
Angin musim mengantar dirimu
Lelaki bersampir pendar kabut
Celoteh ketuk lembut kalbu

Kau bawa sekuntum duri bermawar ungu
Katamu , " Ini adalah sisasisa hatiku "
Kataku ,  " ayo kita berjalan saja searah tuju "
Seraya kugenggam erat duri menusuk

Semalam menatap keruh langit
Menghitung satu persatu tusukan duri
Ah ! Kau benar,,, pergimu seribu benar
Tumpahkan saja puluhan janji renjana

Hari ini kesekian kali aku menatap angkasa
Tak ada putih dan biru di sana
Air mata , air langit siap berlomba
Sekomat bibir berkamit senyap

"Terima kasih untuk segala cara kau melukai, pergilah kembali bersama angin musim yang pernah mengantarmu kepadaku ! "

#jalan_karang

Cc 03 Februari 2019

Jumat, 01 Februari 2019

FEBRUARI

FEBRUARI

@Lenspam

Aku tidak sedang menghitung lara
Tidak juga sedang meronce kenangan
Harihari menyeret pasti ke ujung nanti
Merayakanmu dalam hujatan pilu hati

Mengeja tiap rinai hujan yang pernah hadir
Wajahmu serupa alun ombak datang dan pergi
Senyata kisah yang terus kuelukan sebagai prasasti
Abadimu mungkin setara hikayat laila majnun, kasih

Entahlah ! Telah kulupakan cara melupakanmu
Seperti Aku melupakan tiap kerinya ingatanku
Biarkan saja tetap rapi tersimpan di kalbu
Kamu, Februari, serta lembaran cerita pertamaku

#jalan_karang
Cc 1 februari 2019