THANKS
@Lenspam
Silam sembilan purnama lalu
Angin musim mengantar dirimu
Lelaki bersampir pendar kabut
Celoteh ketuk lembut kalbu
Kau bawa sekuntum duri bermawar ungu
Katamu , " Ini adalah sisasisa hatiku "
Kataku , " ayo kita berjalan saja searah tuju "
Seraya kugenggam erat duri menusuk
Semalam menatap keruh langit
Menghitung satu persatu tusukan duri
Ah ! Kau benar,,, pergimu seribu benar
Tumpahkan saja puluhan janji renjana
Hari ini kesekian kali aku menatap angkasa
Tak ada putih dan biru di sana
Air mata , air langit siap berlomba
Sekomat bibir berkamit senyap
"Terima kasih untuk segala cara kau melukai, pergilah kembali bersama angin musim yang pernah mengantarmu kepadaku ! "
#jalan_karang
Cc 03 Februari 2019
Tidak ada komentar:
Posting Komentar