TURN OFF
Lena Pamungkas
(repost from my blog vina-haliza.blogspot.com )
Kemarin kembali ke rumah tua itu
Lewat gelombang nirkabel
Pintu pintunya lengang
Jendela jendelanya kusam
"berdiamlah lagi , Ta! kami masih mengharapkan mu untuk mengisi hari hari kami yg lengang ini." Tirainya berkata manis padaku
"Maaf!"
Kata maaf memantul mantul bak bola bekel
Aku hanya sekedar singgah seperti yang kau minta
Kalian telah karam sejak seabad silam
Kata orang bijak hidup itu selalu berwujud pilihan
Pilihanku adalah berhenti dari rasa sakit
Rumah tua berdiam sayu
Kelopak mawarnya yang ranggas gugur berhelai
Kembali kata maaf memantul mantul laksana bola bekel
Entah untuk apa?
Mungkin juga untuk secangkir kopi susu
Yang dulu kerap kami bagi dua di pagi hari
Seraya ia kerap bertutur
Kamu adalah anakku, bukan dia
Ibu , nenekanda dari ananda terkasihku
Ibu, bunda dari orang yang telah menaruh kesumat di telapak tanganku
Maaf! Dan sembah hormatku
Kembali pada kalian bukan lagi sekedar kata kembali
mailiau city 13 oktober 2013
#reminder