TUAN DAN AKU
Lena Pamungkas
Tak ada sesiapa di sana bukan ,tuan?
Hanya ada kita kalut mengeja eja cerita
Mencoba terus menyulamnya jadi bahagia
Meski nyata di antara bayang mereka
Kalau kamu paham,tuan
Akupun dirimu yang tengah menindih bayang
Telah ku patahkan kemarin sepotong hati berkarat
Semata agar ia tak makin terluka oleh sandiwara
Kita hanya sepasang sayap patah gagal terbang
Kita hanya segumpal awan gagal untuk tetap seputih kapas
Kita hanya sepotong kenangan tak bermakna
Bagi mereka yang kini lebih dari sekedar bahagia
Tapi setidaknya kita telah saling menemukan
Damaiku di bawah asuhan rayu sukma
Suaramu berkilang penuhiku dengan kesejukan
Ku rasa itu lebih dari cukup,tuan
Pada saat yang paling tepat nanti aku percaya
Sayap kita sembuh semula patahannya
Saat yang paling tepat untuk kita terbang
Menjadi segumpal awan di biru angkasa
Tunggu saja, tuan !
chiayi city 25 06 2018
Tidak ada komentar:
Posting Komentar