PUISI CINTA PALING CINTA
By. Lena Pamungkas
Bulan menggantung separuh
Enggan karam enggan pula timbul
Sesiur angin menonjok dari sela pintu
Bukankah ini musim gugur?
Kau yang berdiam manis di sudut kalbu
Berapa kali sudah kita patahkan jarum?
Tidak lelahkan kembali mencari ?
Kau lihat benang kita masih basah berair
Pintaku sesederhana langit malam
Selain kerlip bintang hanya ada warna kelam
Jangan pergi dalam diam menangkup amarah
Tumpahkan saja serapah sampai kita muntah
Jika kita kuat kisah kita akan berabad
Jika kita lemah esokpun kita bisa karam
Aku makhluk paling egois memang
Berkali kali ku palu amarah dalam bualan
Ini ku beri kau puisi cinta paling cinta
Lipatlah Ia serapi kita bisa
Jika kau lelah menjahit celah bibir
Pulanglah aku menanti penuh sepi
#Belajar_menggombal
Cc 17 september 2018
Tidak ada komentar:
Posting Komentar