Bukankan senja itu selalu indah, za
Bahkan ketika hanya sepi menemani hadirnya
Warna emas yang berebut tempat dengan malam
Tak pernah gagal mengingatkan diri akan rindu pada kampung halaman
Kita tak pernah punya senja , di mana kau dan aku duduk berbagi cerita seharian
Lalu bersiap menakar rancang asa tentang esok yang lain
Yang kita punya hanya patahan-patahan angan berderak buyar di rampas realita
Senyumpun tak lagi yakin, mengembang atau ciut disaput getir
Jangan menyerah ! Hanya itu yang bisa kutitipkan setiap kali senja bertandang
Membawa kabar tentang hangatnya kata pulang
Membagi ceritanya tentang nyamannya saat menetap
Jangan menyerah ! Sebab yang kutahu hanya tentang bertahan
Sejauh ini kita mampu melewati senja , terpisah raga ternaung awan-awan
Berapa air mata tumpah tak perlu lagi kita takar
Biarkan ia rapi menggenangi pelataran bathin kita
Yakin saja ! Kristalnya akan menjadi maha indah kelak di waktu yang paling tepat
Kita orang-orang berhati kuat, bukan ?
Meski kini bola mataku tengah nanar ketakutan menatap senja
Tetapi menghidu nafasmu dalam dunia yang kupunya
Itu adalah super energi yang akan terus menguatkan
@lenspam jalankarang Cc 02 02 2020
Kepada Hafidza widhyadhari kurniawan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar