Minggu, 24 Januari 2021

WABAH



Aku berhadapan dengan hantu
Bersembunyi pada lapisan kabut 
Matanya pedang menusuk bisu
Cakarnya runcing tuba merasuk

Makilah angin penyebar lara
Makilah udara pembawa petaka
Makilah manusia peloba tamak
Dendam alam bahkan sedahsyat  kiamat

Para penjual retorika kemarin berteriak garang
Hari ini di bibirnya tersumpal kain kotor
Mata melolong seringai sungging menatap bangkai
Daging jelata sayat terimbas kebijakan badut

Ayal , bodoh, kelewat tipis perbedaannya
Sudahlah, aku kehabisan kata serapah
Nanti kukumpulkan airmata satu bak
Kubuat tinta untuk makian yang lain 

@Lenspam  Cc jalan karang 17 maret 2020

Tidak ada komentar:

Posting Komentar