Kamis, 14 Januari 2021

LARUNG

Aku masih menganggapmu sebuah biduk
Sejak hari kita berjanji saling mengikat padu
Kini kau melarung entah ke selat mana
Sebelum sempat sampai di pulau senja

Dayung patah badai pasrah biduk pecah
Ombak membawa sisa pecahan pada pantai tak bertuan
Lengang tanpa nyiur pun aroma ikan asap nelayan
Hanya ada aku, malam , sedikit bintang di timur lautan

Ta, sampai kutulis huruf demi huruf perlambang kehilanganku ini
Aku masih menganggapmu biduk, tempat kusandarkan segala harap akan tuju yang kau janji
Meski kau telah menyerupa serpih, buyar di mangsa waktu dan hari
Jauh, di pojok pulau sepi tak berhuni ini


Aku menunggu kau kembali utuh, ta 


@Lenspam jalan karang Cc 14 januari 2021


Tidak ada komentar:

Posting Komentar