Kulihat cangkir retak belah
Lelehan kopi rembes sebelum tumpah dari sela
Bercampur semut dari gulanya yang kelewat banyak
Bercampur beling dari retakannya yang parah
Adu argumen sang pemilik termos panas
Siapa pantas merebus kembali kopi yang tandas
Tanpa terminum selain dingin sia-sia
Duh, ayo kita duduk melingkar saja
Kalau perlu kita bikin acara melintas doa
Rip kopi yang cangkirnya retak dihantam bakiak
Jangan tangisi lagi, duduk saja melingkar
Toh, doa akan sampai juga meski hanya selintas
Nanti kita ngopi lagi di tepi telaga warna
Jangan lupa tinggalkan bakiakmu di rumah saja
Cukup kau bawa sepasang kakimu dan cemilan
Asik, bukan ? Menunggu senja dengan kopi dan aksara
@Lens Pam jalankarang Cc 30sept 2020
Tidak ada komentar:
Posting Komentar