Rabu, 20 Maret 2013

bintang 2


















angin di lembah kenangan kita,,,
terasa berat ku urai meski hanya sebaris senyum,,,
kenangan akan seulas senyum manismu...
saat titik akhir rendevouz engkau dan aku...

detik ini ku di sini kembali...
mengurai kembali tiap jejak jejak lembah ini..

ku terpuruk sayang...simpuh melutut...lelehan darah duka sekujur hati..
air mata kebodohan akan amarah yang kau sambut senyum....


ana...rianaku...

ku terbiasa tersenyum bersamamu..
sambil kita tautkan jemari kita..
membingkai ribuan hasrat akan bara perjalanan suci.
aku masih menyimpannya sayang...

ku lihat kau pada helai helai mimpiku
(atau ingatan yg terlampau ruah)
kau sandang sayap terhalus pada punggungmu...
laksana bidadari...
mengertikah engkau anaku...
tanpa sayap itupun...
kau tetaplah bidadari termanis yg ku punya;,,

ku hapus airmata abadi ini,,,
semata agar sayapmu tak patah
ku ulas senyum ini,,,
melihatmu berpeluk para malaikat surga....
ku usir kenangan...jauh ke masa lalu kita..
semata agar engkau tak terseok meniti nirwanamu surgawimu...

jangan tunggu aku...!!!
karena mungkin ku tak akan menemuimu di gerbang nirwanamu..
mungkin taqdirku bukan sepenggal surga itu...

byar ku tetap di jalan ini,,!!!
apapun...asalku lebih dan wajar dari sekedar insan.

ana...rianaku
menghapusmu dari coretan kisah perjalananku,,,
adalah menanti.. dan mencari angka 25
pada pahatan jam kehidupan..
mungkinkah???

i dont think so
tapi sepanjang sisa nafasku sayang..
akan ku patahkan taqdir itu..
sudah saatnya sayang...
ku tinggalkan lembah duka..kenangan kita..

ku mengerti bukan mudah..
kerikil kerikil keparat pasti akan mengoyak dua jejakku...

tapi apa ada pilihan???
selain terbiasa dengan sakit ini..
membiarkanmu terbang lepas kemana engkau ingin..


:mailiau maret
seberapa maretkah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar