Aku ingin memeluk dirimu
Dibawah naungan sunyi sang rembulan
Merasakan keabadian terdiam sjenak untuk kita
Merasakan helai anak anak rambutmu
mengisik keningku
Merasakan hembus nafasmu
Menyentuh pejam mata
Merasakan hembus nafasmu
Menyentuh pejam mata
ku
Merasakan getar suaramu
Mendawai di ruang telingaku
Kenangan
Menggayut manja di pucuk kalbu
Tak peduli air mata jatuh sesudahnya
Rindu semata aksara
Ia merajuk bilah penantian abadi
Hingga waktu lerai mengantarai
Merasakan getar suaramu
Mendawai di ruang telingaku
Kenangan
Menggayut manja di pucuk kalbu
Tak peduli air mata jatuh sesudahnya
Rindu semata aksara
Ia merajuk bilah penantian abadi
Hingga waktu lerai mengantarai
Katakan
Masihkah aku dibaris ingatanmu
Atau namaku telah hanyut
Terbawa arus bahagia nan sejatimu
Mailiau township
03 desember 2012

Tidak ada komentar:
Posting Komentar