Senja
kemarin,,,,
aku terduduk di bibir sore,,,,
menatap langit abu abu,,,,
dengan pandangan kelam,,,
"mengapa langit itu tidak runtuh saja menimpaku"
ujar patah dalam hatiku....
lalu,,,,
lewat ketukan menit...
semburat itu muncul
SENJA,,,
warna jingganya sahdu,,,
khatamkan segala aksara tak berujung dalam kalbu,,,
SENJA,,,,
sapuan anginnya lembut,,,,
tanpa jejak tanpa nama,,,
namun jemarinya kutahu,,,
mengusap air dari mata hatiku,,,
SENJA,,,,
kepingnya terasa indah....
meski lebih dari singkat....
meski lebih dari sepi,,,
dan ia buatku terlupa,,,
tak semestinya ku burai segala rasa,,,
lalu ku titipkan pada warnanya yg kudus,,,
kini kududuk d tepi malam...
memeluk sesal berulam tangis,,,
melepas SENJA pergi dalam amarah,,
telah kuletakkan ketololan hari kemarinku,,,
pada tangannya yg halus,,,
maaf senja..
maaf tuk klancanganku memburai hatimu,,
kau di takdirkan pergi,,,
membawa beribu keping penanggalanmu,,,
dan aku tetap di sini,,,
nenikmati gelap yg tertata oleh malam...
berharap pagi lekas datang...
membawa mentari yg baru...
>>>MAAF<<<>>>
Tidak ada komentar:
Posting Komentar