Pagi bercerita tentang kabut
Singgah di jalan sama seperti hari lalu
Menyambangi tiap sudut udara kota chiayi
Batas pandangan gigil sisa musim dingin
Kabut selalu bercerita tentang hari esok
Seperti mengorek berkeping puzle
Menyatukan satu demi satu agar utuh
Hidup, puzle, kabut, pencarian
Kemarin aku begitu lancang mencoba menerka
Menuju arah selayak buta tanpa penuntun
Merapal yakin semata agar kian bebal rasa lemah
Duga sia-sia, kabut tetaplah kabut
Hari ini aku berdiam diri saja
Merelakan buntalan kisah tertelan misterinya
Kunamakan ini berdamai dan pasrah
Sampai kelak matahari hadir menggantikannya
"Tuhan, izinkan kujabat semua luka yang kupunya"
Pict by pinterest
@lenspam jalankarang Cc 08 februari 2021
Tidak ada komentar:
Posting Komentar