Minggu, 30 Juli 2023

BOLA DUNIA

BOLA DUNIA

Semakin kisut
Semakin carut
Semakin marut
Semakin kusut

Di sudut, pezinah melenggang usai membuang telur pada setangkup roti busuk

Di tengah, anak anak mortir berlarian mencari tungkai-tungkai peziarah berbaju zirah 

Di depan , para ibu sibuk mencaci putri kesayangan karena dilecehkan bapak baru

Di belakang, para legislator sibuk tertidur dengan gawai berhias slot slot keparat, candy crush saga katanya

Di pinggir, akar-akar rumput ditimbuni panas matahari , kering menunggu hujan tak kunjung hadir

Di sana jatuh cinta, di sini jatuh hianat
Di sana menggenggam puja, di sini meremas laknat

Ujung ufuk kelabu tanpa semburat warna emas milik fajar

Embun-embun kalang kabut kehilangan dedaun tempat bercumbu usai dini hari

Bola ini makin sampai pada kiamat sepertinya

Menunggu subuh menyambangi sebelah barat

Meronce tasbih bagi sang mahdi pembawa zaman keemasan 

Tuhan, hamba masih lintang pukang

Sibuk mendupa duka yang sejatinya tak pantas disebut duka

Sibuk meratapi bangkai kemiskinan tanpa rasa syukur

"Sebodoh itu"

Pict from pinterest

@Lenspam #jalankarang KYC 31 juli 2023

Tidak ada komentar:

Posting Komentar