BEREBUT SENJA
(mimpi)
Apa yang tertinggal?
Dari kerumunan hari hari kita?
Hanya lesatan angin enggan pulang
Hanya bias pendar kisah cahaya jingga
Ayo kita berebut senja
Berlarilah sekuat kuda
Siapa cepat ia akan dapat
Memeluk senja dengan kemilau emas
Di pucuk beranda kutilang bernada
Suaranya bersaing dengan kucur kopi kita
Dan sepotong fresh bolu pertanda cinta
Surga itu adalah kamu sayang
Tak usahlah kita berlari secepat kuda
Untuk apa berebut senja
Jika kita bisa nikmati berdua
Bisikmu kemarin dalam mimpi permata
Dan aku terbangun dengan hati hampa
Seperti biasa
chiayi city 05052018
Tidak ada komentar:
Posting Komentar