Kamis, 25 Maret 2021

ANGEL



malaikat itu terpaksa patahkan sayapnya
Darah meleleh di punggung telanjang

Pada kabut dini hari berteman sebatang sampurna
Raung kalap  abang-abang malam mencapai puncak

Pada lapak-lapak sampah dipanggang surya
Belatung menari di sela tangan mengais kardus lembab

Menjelang subuh ia pulang menahan perih di kedua sela
Receh lima puluh ribu terkepit manja pada ketiak

Menjelang petang ia menyeret langkah , wajah pasi lapar tak perlu ditanya
Belum ada seperakpun masuk ke dalam sakunya yang usang

Di pintu rumah berdinding kardus kulkas type paling mutakhir
Tiga senyum cilik menyambut penuh harap

"Mak, bawa makanankah hari ini ?"

@Lenspam jalankarang Cc 25 maret 2021

Sumber pict pinterest

Tidak ada komentar:

Posting Komentar