Karya: Lindung Mayapada
menjadi selembar daun pun
aku ingin menjadi daun yang dituju embun
membuatnya senang terayun-ayun
lalu bergelantung manja di pucukku
3 ga. . .
setidaknya aku membuatnya bahagia
sebelum luruh dan kemudian lesap
dicecap tanah
menjadi selembar daun pun
aku ingin menjadi daun yang dirindukan hujan
tempat berkumpul bagi bulir-bulir air
bermain seluncur
setidaknya aku membuatnya riang
sebelum jatuh dan meresap
menemui akar-akar
setidaknya dengan kerelaan
itu caraku berterima kasih kepada hujan
yang telah menghilangkan dahaga pohon
di mana aku tumbuh pada rantingnya
menjadi selembar daun pun
aku ingin menjadi daun yang dicari ulat
tak mengapa ulat menggulung lembarku
menjadikan tempat baginya menyepikan diri
sebelum berubah menjadi kupu-kupu bersayap indah
tak mengapa pula bila ulat hanya ingin melahapku
aku cukup merasakan bahagia di dalam perutnya
menjadi selembar daun pun
aku ingin menjadi daun bagi semut sejenak bernaung
di sebalik atau di bawah bayanganku
pun cukuplah senang
bila tepi lembarku dipakai sebagai tambatan jaring laba-laba bersarang
menjadi selembar daun pun
aku ingin menjadi daun yang melewati musim demi musim dengan rasa syukur
tak mengeluhkan terik yang terkadang melayukan
tak merutuki angin kencang yang kadang mengombang-ambingkan
membolak-balikkan diriku
menjadi selembar daun pun
aku ingin menjadi daun yang meneduhkanmu
sebelum aku gugur dan menjadi humus dalam pelukkan ibu(mi)
Cirebon, 01 Maret 2024
Tidak ada komentar:
Posting Komentar