Selayak pengerat jantung negri
Terkadang kami ribut sendiri
Berjingkrak gelinjang menari
Di atas tangisan anak-anak negri
Bahagia kami terlalu sederhana, teman
Sesederhana daun yang jatuh diterpa udara
Ketika hasil jerih kami sedikit bergerak sepoin dua poin ke angkasa
Saat itulah waktunya kami tersenyum sedikit lega
Lalu sesudahnya ada sungging ironis
Seraya maaf mengusik lirih
Maaf ya negriku, kami berbahagia dengan cara sendiri
Sementara kau menangis dalam krisis
Tapi kami tak bisa menghentikan bungah kami
Poin-poin dolar melesat ke langit tinggi
Bagi kami hanya satu arti
Bertambah lagi tabungan kami di hari nanti
Saat kami letih menjadi pekerja di negri asing
Cc 30 08 2018
Tidak ada komentar:
Posting Komentar