Kamis, 30 Agustus 2018

DI PANTAI INI SATU KETIKA

Dipantai ini satu ketika,
Aku tidak akan menyusuri senja seorang diri
Tidak akan menatap semburat sunset seorang diri.
Tidak akan memeluk hasrat sang angin seorang diri.

Satu ketika tangan tangan kita akan saling bertaut
Dan jejak kita pun bergelut bersama pasir yg basah tergumul ombak

Aku bukan sedang menanti sebuah perjumpaan
Anggap saja aku sedang menyusuri takdir,
membiarkan ia berenang renang dan bermain dengan arus nadi hidupku
Seperti yg telah tuhan titah bagi tiap tiap sang kelahiran

Pada akhirnya mungkin
Pantai ini akan menjadi saksi abadi pertemuan kita kembali
Atau bahkan
Hanya sekedar penonton bisu bagi kekalahanku yg lain

Tidak penting bukan???

pantai ini,tetaplah pantai tercinta
Dimana cinta pertama pernah melabuhkan kisah remajanya
Mengumumkan bahagianya
Pada barisan para nyiur
Serta membisikkan rahasianya
Pada kesiur kelopak sang angin

Ketika itu
Dia datang dari barisan masa silam
Singgah
Menetap
Sebelum kembali beranjak ke masa silam
Terkubur bersama buntalan episode para makam

Tetapi
PANtai ini dengan kedamaiannya akan selalu memastikam
Segala musim akan selalu bergantI
Sebagai rotasi yg tercipta

Sendiri
Mencari
Berdua
Sendiri
Lalu hilang...
Berganti lembar

DI PANTAI INI SATU KETIKA..

Aku bukan sedang menanti
Anggap saja aku tengah melihat ke arah sana
Kearah pertemuan kita dengan angin dan senja

Aku dan calon pemimpin bilik bilik surgawiku

Bukan kamu
Bukan dia
Bukan mereka

Ia hanya bernama entah....

Mailiau 12dec2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar