Dipantai ini satu ketika,
Aku tidak akan menyusuri senja seorang diri
Tidak akan menatap semburat sunset seorang diri.
Tidak akan memeluk hasrat sang angin seorang diri.
Satu ketika tangan tangan kita akan saling bertaut
Dan jejak kita pun bergelut bersama pasir yg basah tergumul ombak
Aku bukan sedang menanti sebuah perjumpaan
Anggap saja aku sedang menyusuri takdir,
membiarkan ia berenang renang dan bermain dengan arus nadi hidupku
Seperti yg telah tuhan titah bagi tiap tiap sang kelahiran
Pada akhirnya mungkin
Pantai ini akan menjadi saksi abadi pertemuan kita kembali
Atau bahkan
Hanya sekedar penonton bisu bagi kekalahanku yg lain
Tidak penting bukan???
pantai ini,tetaplah pantai tercinta
Dimana cinta pertama pernah melabuhkan kisah remajanya
Mengumumkan bahagianya
Pada barisan para nyiur
Serta membisikkan rahasianya
Pada kesiur kelopak sang angin
Ketika itu
Dia datang dari barisan masa silam
Singgah
Menetap
Sebelum kembali beranjak ke masa silam
Terkubur bersama buntalan episode para makam
Tetapi
PANtai ini dengan kedamaiannya akan selalu memastikam
Segala musim akan selalu bergantI
Sebagai rotasi yg tercipta
Sendiri
Mencari
Berdua
Sendiri
Lalu hilang...
Berganti lembar
DI PANTAI INI SATU KETIKA..
Aku bukan sedang menanti
Anggap saja aku tengah melihat ke arah sana
Kearah pertemuan kita dengan angin dan senja
Aku dan calon pemimpin bilik bilik surgawiku
Bukan kamu
Bukan dia
Bukan mereka
Ia hanya bernama entah....
Mailiau 12dec2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar