ingin
kutarik baskom
sampai tepat
di bawah wajah
biar hujan ini
tidak tersia sia
menjadi kerak di pipi
ya
aku tidak butuh bahu
tidak butuh sesiapa
untuk memberiku tisyu
aku hanya butuh baskom
tempat ku sembunyikan teriak
baskom merah cantik
secantik amarah
secantik angin
yang telah berkhianat
menusuk paru paruku
hingga bolong seperti saringan
baskom bulat bundar
sembunyi wajahku di sana
hingga kering segalanya
baskom merah cantik
secantik kerikil
di sepanjang perjalananku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar