Senin, 16 April 2018

cinta pertama

CINTA PERTAMA

dia
satu satunya lelaki yang tak mengenal tikam
untuk di hujam pada lukaku
satu satunya lelaki yang bahunya sehangat unggun
abadi menampung tiap air mata yang tertumpah dari hatiku

dia
lelaki bergaris tegas berlengan kokoh
meski kini nyaris tersapu senja di bilangan angkanya
darahnya adalah udara tempat ku hidu segala semangat
keringatnya adalah aroma tempat ku tata segala tegar

dia
lelaki bersuara hingar meski kadang terselip senyum
tangguhnya adalah akar tempat aku senantiasa tak lupa kata pulang
setelah sekian lama sesat di humbalang kemelut

abah petangguh cinta pertamaku
suara adzan pertama mengenalku akan hakikat semesta
sekali dua amarah kami saling terumbar
atas nama kerasnya kepala dan hati yg ku punya
atas nama hitam putih warna yang selalu terlihat olehnya

tapi tahukah kau?
dia selalu akan jadi cinta pertamaku
bahunya akan selalu abadi tempatku membuang luka
dia yang tak akan mengenal kata tikam
untuk lukaku yang malang

abah petangguh
sehat selalu
sampai kelak indah datang
untuk kita ber empat

terima kasih
karena kau beri aku nama lena
terima kasih
karena kau ajarkan aku kata tegar
pantang ber airmata
terimakasih
karena aku anakmu

chiayi city 1104018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar