Senin, 16 April 2018

MAK

MAK

Mak
pingin lihat wajahmu lagi
pingin menghitung rapi kembali
Berapakah kerut yg bertambah di wajah sepuh mu??
(semoga bukan kerut penyesalan akan anak seperti aku ya,mak)

Mak
pingin duduk di sampingmu lagi
Mengganggu teh manismu di pagi hari
Yang selalu ku bilang terlalu manis
(selera kita amat berbeda untuk yang satu ini)

Mak
Maafin aku ya!
Kemarin aku tak pernah sempat
Menyisir warna putih di sela rambutmu,
Padahal mak tahu
Dahulu itu hobiku selalu
Mencabuti uban sampai botak tengah kepalamu

Ma af ya mak
Kemarin  aku sibuk
Sibuk dengan galau akan hari esok
Akan jutaan rasa dalam ombak dada
Takut
Ragu
Gamang
Sampai aku lupa

Waktu yg kita punya hanya hitungan purnama
Selalu saja terpangkas oleh keberangkatan

Mak,,
Sembah hormatku ya mak
Hatur terima kasihku
Sebab
Seperti yang aang bilang kemarin

kamu tahu ,nong?
kita punya orang tua terhebat
di seluruh jagad
mereka bahkan tak pernah
mengenal kata menyerah
meski jatuh terhumbalang
ribuan kali

Yess!!
Setujuh mama ndut
Kita memang punya orang tua terhebat
Paling hebat

Hatur kangen ya mak!!!
Kapan bisa melihat wajahmu lagi??

Kemarin semangat membumbung tinggi
tinggii sekali
Hari ini mama ndut datang ketempatmu
Ah pasti ada vi call
ah, pasti ada kebahagiaan sejenak
menatap senyummu yang lepas

Nyatanya???
Sinyal menggulung semangat dan harapan
tuntas kecewa mencubit cubit jiwa

Jadilah begini
Galauku terulang kembali
sambil menggaruk garuk mimpi
berbagi sepotong serabi
dan segelas teh manis

Mak!!!!

chiayi city 15 maret 2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar