Senin, 16 April 2018

tiga kuntum bertiga

#kuntum bertiga

Masih ingat,,,,???ketika kita memperebutkan angan angan kosong masa kanak kita,,,????berteriak hebat,,,,sampai sang bunda hanya sanggup menggeleng,,,????
Masih ingat,,,???ketika kita menikmati sebuah tembang jadul,,,,tanpa kita tahu makna,,,,hanya tahu,,,,betapa indah alunan melodi hingga otak remaja kita terbuai,,,,,
Masih ingat juga,,,???ketika kita sibuk menyulam mimpi kita masing masing,,,,lalu berebut menaruhnya pada telapak tangan abah dan mimi,,,,
Aku ingat,,,,aku ingat setiap detail bagaimana kita melalui hari hari kita sebelum ini,,,,
Aku ingat,,,,bagaimana sampai detik ini aku belum juga mampu menerima setiap logika yg terfikir olehmu,,,,semua,,,,dan memang tak ada yang ku mengerti ternyata,,,,,
Kita wanita wanita sang bunda,,,,yang terlahir dari kekhusyukan doa doa mereka,,,,
Kita terlahir sebagai lambang kesejatian seorang wanita,,,,yg di rahimnya tuhan amanatkan kesetiaan,,,,
Masihkah engkau ingat,,,????bagaimana bunda mengayuh pedal tua mesin jahitnya,,,,bgaimna beliau menghabiskan tengah malamnya untuk bertumpuk adonan,,,,semata agar kita terlihat sama seperti yg lain,,,,bisa menikmati dunia sekolah,meski dengan segala keterbatasan,,,,
Untuk inikah mereka membesarkan kita,,????
Engkau.........
Engkau.......
Bukankah menjadi wanita itu anugrah terhebat,,,,
Kau hanya perlu mencium telapak tangan suamimu,,,,lalu tersenyum mengais ridha ilahi dengan keikhlasannya,,,,
Engkau,,,,,,
Bagaimana harus ku urai segala soal tentang engkau,,,????atau kutamparkan saja segala serapah ini pada angin,,,,semoga ia akan mengantarkannya ke hari harimu yg sekarang,,,hingga menjadi penyakit yg akan mempercepat jalanmu untuk penghisaban itu,,,,????
Engkau,,,,
Apa kau pikir sebuah mahligai yg ingin kau raih saat ini bisa kau raih,,,????
Dari sepotong noktah yg kau tinggal di hari kemarinmu,,,????
Bullshit,,,,!!!!"
Bagaimana engkau akan bisa berbahagia dari sebuah ikrar suci yg kau koyak,,,,???? Lalu kau campak ke comberan busuk,,,,,
Tidak akan ada yg bisa kau bangun,,,,iya,,!!!!kau tidak akan bisa membangun sebuah rumah indah bertajuk cinta bersama keparat itu,,,,sementara engkau memakai luka anak anakmu sebagai pondasinya,,,memakai kehancuran lelaki sejatimu sebagai tiang tiangnya,,,,
Karam saja engkau,,,,kedasar seharusnya engkau berhak karam,,,,
Kau telah memilih ini,,,,,memilih mencabut nyawa kami secara perlahan,,,,melempar kami kedalam jurang kelam,,,,
Tak ada kata kembali,,,,,
Jika kelak engkau kembali mengingat kami
Cukup kau bunuh saja dirimu,,,,,atau diam di sana menunggu detik tuhan menerkammu dengan maut,,,,,
Aku angkara saat ini,,,
Aku bara saat ini,,,
Aku badai saat ini,,,
Menyingkirlah engkau bahkan dari secuil ingatanku,,,,,
Bagiku kau sudah mati,,,,,
Bagiku kenangan kita menghabiskan sepotong lagu dan roti sudah tamat,,,,
Tamatttttttt,,,,
Ketika kau pilih jalan nista ini,,,,,,,,,

Jadi jika kelak nuranimu terusik mencari jalan pulang,,,,
Cukup engkau diam dngan hati kotormu,,,,,

-bun,,,,aku putrimu,,,,aku putramu,,,,maaf....aku tak ada di sisimu saat engkau butuh sapu tangan untuk menyusut air matamu---

20 okt 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar