Terjun bebas dari lantay seratus..
Raga emang ga mati
Sebab bukan dia yg terjun
Tapi q pastikan
Jiwa ini yg kian mati
Lebur jadi bubur daging berkuah darah
Kenangan seperti angin yg melambai lambai
Menggoda ingatan untuk menyerah kalah
Menggoda hasrat untuk melengking bungah
Dan..melonjak liar tanpa kendali
Bagaimana harus kusudutkan kecewa??
Bagaimana harus ku munculkan ikhlas??
Bagaimana harus ku tata penerimaan
Jika prahara berabad silam itu
Nyatanya telah menjadi kerak berkarat
Menjadi sumber air mata
Menjadi gudang amarah
Dalam diam dan heningku
Terjun bebas dari lantay seratus itu
Q pastikan jiwaku tak lagi berdenyut
Tinggal raga melayang layang gamang
Menunggu takdir menyusul jiwa
___puisi sadis_____
chiayi 10nov2018
Tidak ada komentar:
Posting Komentar